Kabar BUMN - Mojokerto tak hanya dikenal dengan peninggalan sejarah Majapahit, tapi juga menjadi rumah bagi salah satu patung Buddha tidur terbesar di Asia Tenggara.
Patung raksasa berwarna emas ini menjadi daya tarik spiritual sekaligus destinasi wisata yang mengagumkan.
Terutama menjelang Hari Raya Waisak, patung ini kembali menjadi sorotan karena keistimewaannya.
Baca Juga: Selamat! Jakarta Pertamina Enduro Raih Gelar Juara Proliga 2025
Ukuran Raksasa dan Rekor MURI
Patung Buddha tidur ini memiliki panjang 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,5 meter. Letaknya berada di kawasan Maha Vihara Majapahit, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Ukurannya yang luar biasa menjadikannya patung Buddha tidur terbesar di Indonesia, dan peringkat ketiga terbesar se-Asia Tenggara menurut Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Baca Juga: 7 Tips Menyimpan Daging Kurban di Freezer agar Awet dan Tidak Bau
Makna dan Filosofi di Balik Patung
Posisi Buddha yang berbaring ke sisi kanan dikenal sebagai posisi Parinirvana, menggambarkan momen menjelang wafatnya Siddharta Gautama. Relief yang menghiasi bagian bawah patung pun penuh makna.
Di sisi timur hingga utara, relief menggambarkan perjalanan Siddharta menuju Kusinara, sementara di sisi selatan hingga barat mengisahkan hukum sebab-akibat atau kamma.
Baca Juga: Waspada Penipuan Berkedok Undian rejeki wondr BNI, Modusnya Ada Berbagai Macam
Daya Tarik Wisata Spiritual dan Umum
Keindahan warna emas yang menyelimuti patung memberikan kesan megah dan sakral bagi pengunjung. Tak hanya umat Buddha, wisatawan umum juga sering datang untuk menikmati arsitektur dan aura spiritual dari tempat ini.