3. Jaga Postur Tubuh Saat Berkendara
Posisi tubuh yang benar sangat membantu menjaga keseimbangan. Saat menanjak, condongkan badan sedikit ke depan.
Saat menurun, posisikan tubuh agak ke belakang untuk menahan beban motor dan menjaga kestabilan.
Baca Juga: Inisiasi Program Lentera Hijau, PLN NP Dorong Inovasi Lingkungan dan Berdayakan Warga Cirata
4. Hindari Menggeber Gas Mendadak
Gas yang tiba-tiba ditarik saat tanjakan bisa membuat roda depan terangkat.
Sebaliknya, mengerem mendadak saat turunan berisiko bikin ban selip. Kunci utamanya adalah smooth, lakukan segala hal secara perlahan dan terkontrol.
Baca Juga: DAMRI Tambah 200 Bus Listrik pada 2025, Dorong Transportasi Publik Ramah Lingkungan
5. Istirahat Secara Berkala
Jangan paksakan tubuhmu terus menerus berkendara di jalur yang menguras tenaga.
Cari tempat aman untuk berhenti dan regangkan otot. Selain buat istirahat, ini juga penting untuk mengecek ulang kondisi motormu.
6. Pastikan Barang Bawaan Tertata Rapi
Barang bawaan yang terlalu berat atau tidak seimbang bisa mempengaruhi stabilitas motor, terutama saat melewati tikungan tajam di tanjakan dan turunan.
Gunakan side box atau tas khusus touring agar muatan tidak bergeser saat berkendara.
Baca Juga: BigVision dari Telkom: Inovasi AI untuk Efisiensi Operasional dan Digitalisasi Berkelanjutan
7. Waspadai Kondisi Jalan dan Cuaca
Jalanan pegunungan kadang licin karena hujan atau berkerikil. Perhatikan rambu dan kurangi kecepatan di area rawan.
Jika cuaca terlalu buruk, sebaiknya tunda perjalanan sampai kondisi membaik. ***