Biarkan daging disimpan di suhu ruang atau lemari es selama 6–12 jam untuk mengurangi kadar rigor mortis, yaitu kondisi kaku pada otot setelah hewan disembelih.
Ini akan membuat daging lebih empuk saat dimasak.
3. Potong Daging Melawan Arah Serat
Teknik memotong daging sangat berpengaruh pada keempukan hasil akhir.
Potonglah daging berlawanan arah serat otot agar teksturnya menjadi lebih lembut dan mudah dikunyah setelah dimasak lama.
Baca Juga: Asal Usul Kurban di Hari Raya Idul Adha: Keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
4. Gunakan Santan Kental dan Bumbu Segar
Cita rasa rendang yang kaya berasal dari santan kelapa asli dan bumbu rempah segar seperti lengkuas, jahe, kunyit, serai, bawang merah, dan bawang putih.
Tumis bumbu hingga benar-benar harum agar rendang tidak langu dan lebih tahan lama.
5. Masak dengan Api Kecil dan Waktu yang Panjang
Rahasia utama rendang terletak pada teknik slow cooking.
Masak daging dengan api kecil selama 3–4 jam agar bumbu meresap sempurna dan serat daging melunak secara perlahan.
Aduk sesekali agar santan tidak pecah dan bagian bawah tidak gosong.