2. Hotel des Indes
Hotel des Indest berdiri tahun 1829 dan menjadi hotel tertua di Asia juga termewah pada zamannya.
Dinamakan Hotel des Indies atas saran Multatuli.
Hotel seluas 1,3 hektare di jalan Gajah Mada, Harmoni.
Salah satu signature-nya adalah menu makan siangnya.
Disajikan dengan konsep rijsttafel yang menghidangkan sampai 57 lauk pauk.
Hotel ini pun pernah jadi tempat perjamuan tamu negara sebelum berdirinya Hotel Indonesia (sekarang Hotel Kempinspki).
Setelah kemerdekaan Indonesia, Hotel des Indes mengalami krisis pemasukan.
Akhirnya tahun 1971 hotel dihancurkan dan diganti menjadi Pertokoan Duta Merlin.
Baca Juga: Tur Malam Eksklusif Museum Mandiri Jakarta, dari Makan Malam ala Rijsttafel hingga Lorong Rahasia
3. Gedung Kesenian Jakarta
Saat mencari hiburan, sosialita dan pecinta seni di zaman Belanda pergi ke Gedung Kesenian Jakarta.
Berada di jalan Pos, Pasar Baru, gedung ini didirikan tahun 1821 sebagai gedung konser.
Dulu bernama Theater Schouwburg Weltevreden atau Gedung Komedi. Arsitekturnya bergaya neo-renaisans.