Di Balik Sepotong Kerak Telor, Ini Sejarah dan Fakta Menarik Kuliner yang Banyak Muncul di Bulan Juni Itu

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 12 Juni 2025 | 10:00 WIB
Kerak telor (sayuranbox.com)
Kerak telor (sayuranbox.com)

Kabar BUMN - Kalau biasanya sulit ditemui, di bulan Juni ini biasanya pedagang kerak telor akan lebih mudah ditemui.

Di bulan ulang tahun Jakarta ini hampir selalu digelar event Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair.

Di momentum inilah kuliner khas Betawi muncul dan dijajakan selama sebulan lebih, termasuk kerak telor.

Kerak telor sendiri ternyata hasil alkuturasi kuliner Betawi dengan budaya barat.

Baca Juga: Rayakan HUT Jakarta ke-498, Masuk Ancol Gratis dan Dapat Diskon Kuliner Seru!

Terinspirasi omelet
Kerak telor terbuat dari beras ketan dikocok dengan telur dibumbui rempah, serundeng kelapa, dan ebi.

Cara memasaknya unik karena kuali dibalik agar tercipta nasi berkerak. Karena itu juga namanya kerak telor.

Dipercaya kerak telor sudah dibuat orang sejak awal abad 19.

Baca Juga: Penjual Asinan Betawi di Jakarta yang Populer dan Selalu Diantri Pembeli, Rasanya Tetap Sama Sejak Dulu

Tahun 1920 masyarakat Betawi di kawasan Menteng berusaha mengolah buah kelapa yang melimpah di kawasan tersebut.

Mereka kemudian berkreasi sendiri dengan meniru omelette mie yang sering dimakan warga Belanda.

Mereka meniru konsep omelet tetapi dengan cita rasa lokal.

Baca Juga: Tinggal Pilih Mau yang Pakai Susu atau Tidak, 4 Tempat Makan Soto Betawi yang Dinilai Paling Lezat di Jakarta

Untuk menu yang lebih sehat dan sesuai lidah Betawi, omelet mie diganti dengan telur dan beras ketan. (akurat.co)

Disesuaikan lidah Betawi
Untuk menu yang lebih sehat dan sesuai lidah Betawi, omelet mie diganti dengan telur dan beras ketan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini