Kabar BUMN - Bagi penggemar makanan pedas, sensasi panas di lidah bisa jadi candu tersendiri.
Tapi tahukah kamu bahwa terlalu sering makan pedas justru bisa membahayakan kesehatan tubuh?
Jika tidak dikontrol, kebiasaan ini bisa memicu berbagai gangguan, mulai dari masalah pencernaan hingga kulit. Yuk, simak apa saja dampaknya!
1. Risiko Gangguan Lambung Meningkat
Makanan pedas mengandung capsaicin, senyawa yang memberikan sensasi panas. Sayangnya, jika dikonsumsi terlalu banyak, zat ini bisa mengiritasi lapisan lambung.
Hal ini berisiko menimbulkan gastritis (radang lambung), tukak lambung, dan refluks asam lambung (GERD). Gejalanya seperti perih, mual, dan nyeri ulu hati bisa sangat mengganggu aktivitasmu.
Baca Juga: Hindari Penipuan, Lakukan Autentikasi Digital dengan Enrollment TASPEN, Cara Kerjanya Mudah!
2. Bisa Picu Diare dan Masalah Pencernaan Lainnya
Konsumsi pedas berlebih juga memengaruhi sistem pencernaan bagian bawah. Perut mulas, diare, bahkan wasir bisa muncul bila kamu terus-menerus mengonsumsi cabai atau sambal dalam jumlah banyak.
Apalagi jika sistem pencernaanmu sudah sensitif, efeknya bisa lebih cepat terasa dan butuh waktu lama untuk pulih.
Baca Juga: Undi-Undi Hepi Telkomsel Periode Juli 2025 Sudah Dimulai, Hadiahnya Semakin Fantastis
3. Memperparah Masalah Kulit
Mungkin terdengar mengejutkan, tapi makanan pedas juga bisa memicu gangguan kulit. Bagi yang memiliki kondisi seperti jerawat atau rosacea, capsaicin dapat memperparah peradangan.