ragam

Mengenal Cita Rasa Asli Timur Indonesia: Makanan Khas Papua yang Unik dan Menggugah Selera

Kamis, 10 Juli 2025 | 14:00 WIB
Jelajahi kuliner khas Papua, dari papeda hingga udang selingkuh. Kaya cita rasa, sehat, dan sarat makna budaya lokal. (YouTube/Eddy Siswanto)

Kabar BUMN - Papua tak hanya memikat dengan keindahan alamnya yang eksotis, tetapi juga kaya akan budaya kuliner yang khas dan otentik.

Makanan khas Papua banyak menggunakan bahan alami hasil bumi lokal, mulai dari umbi-umbian, ikan segar, hingga rempah-rempah sederhana yang diolah dengan cara tradisional.

Penasaran seperti apa kelezatan dari Tanah Cenderawasih ini? Yuk, simak deretan makanan khas Papua yang wajib kamu coba!

Baca Juga: PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Lingkungan Lewat Program Serayu Network

1. Papeda, Ikon Kuliner Papua

Papeda mungkin jadi makanan Papua yang paling dikenal. Makanan ini terbuat dari sagu yang diolah hingga menjadi bubur kental dan lengket seperti lem.

Papeda biasa disajikan dengan kuah kuning ikan tongkol atau mubara, lengkap dengan perasan jeruk dan sambal rica. Meski teksturnya unik, papeda menawarkan rasa yang ringan dan menyehatkan karena bebas gluten dan kaya serat.

Baca Juga: Banjir Hadiah dari MyPertamina! Tukar Poin BBM dan Dapatkan Mobil Hingga Paket Umrah

2. Ikan Bakar Manokwari

Kuliner khas dari Manokwari ini menyajikan ikan bakar segar yang dipadukan dengan sambal mentah khas Papua.

Sambalnya terbuat dari cabai rawit, tomat, bawang merah, dan perasan jeruk nipis, sehingga menciptakan rasa pedas segar yang khas. Biasanya ikan yang digunakan adalah ikan tongkol atau cakalang, yang dibakar tanpa bumbu berlebih agar cita rasa aslinya tetap terasa.

Baca Juga: Haruskah Makan Ikan Setiap Hari? Ini Jawaban dan Manfaatnya untuk Tubuhmu

3. Sagu Lempeng dan Sagu Bakar

Selain diolah menjadi papeda, sagu juga bisa dibuat menjadi camilan seperti sagu lempeng dan sagu bakar. Sagu lempeng dibuat dengan cara memanggang adonan sagu hingga keras, biasanya dimakan dengan kopi atau teh.

Sementara itu, sagu bakar dibungkus dalam daun dan dipanggang di atas bara api. Teksturnya kenyal dan mengenyangkan, cocok sebagai pengganti roti.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-49, PT Timah Gelar Layanan Kesehatan Gratis Lewat Mobil Klinik

4. Udang Selingkuh

Nama yang unik ini berasal dari Wamena. Udang selingkuh adalah jenis udang air tawar besar yang punya capit seperti kepiting. Karena bentuknya seperti “berselingkuh” antara udang dan kepiting, muncullah nama tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini