ragam

Kuliner Banjarnegara, Jawa Tengah, Selain Dawet Ayu, Satu Lagi Sudah Cukup Populer Hingga ke Jakarta

Rabu, 30 Juli 2025 | 11:30 WIB
Cikal bakal es dawet di Indonesia, es dawet ayu Banjarnegara. (MyFood via nu.or.id)

Baca Juga: Apakah Tahun Ini Ada Penerbangan Lampion di Dieng Culture Festival 2025? Jazz Atas Awan Fix Ditiadakan

3. Dawet ayu
Dawet ayu sekilas mirip cendol. Bedanya, bahan utama dawet ayu adalah tepung beras.

Tetapi seperti cendol, air dawet ayu sama-sama terbuat santan dan gula merah.

Dawet ayu pertama kali muncul sekitar tahun 1980-an.

Konon dinamakan dawet ayu karena dulu salah satu penjual dawet terkenal cantik atau ayu.

Baca Juga: Sumber Umbulan, Oase Tersembunyi di Malang dengan Air Sebening Kristal dan Suasana Super Asri

Jenang khas Banjarnegara terbuat dari tepung beras ketan, gula merah, dan salak pondok. (Kabar Wonosobo via jatengtravelguide.info)

4. Jenang salak
Jenang ini terbuat dari tepung beras ketan, gula merah, dan salak pondok.

Tekstur jenang salak sangat kenyal dan legit, seperti kebanyakan jenang atau dodol lainnya.

Bedanya jenang khas Banjarnegara ini dari jenang lain tentu saja adanya rasa salak.

Jenang salak mudah ditemukan diberbagai toko oleh-oleh di Banjarnegara.

Baca Juga: Bersantai Sejenak di Pantai Bercak, Surga Tersembunyi di Pacitan yang Punya Suasana Tenang

5. Combro kalipatet
Tidak hanya Jawa Barat, Banjarnegara juga punya combro, namanya combro kalipatet.

Dinamakan demikian karena ini hasil kreasi dari desa Kalipatet.

Seperti combro lain, bahan dasarnya singkong yang diparut dan dibentuk bulat atau semi lonjong.

Pembedanya di isian. Combro kalipatet diisi oncom dan tempe yang dimasak dengan bumbu pedas.***

Halaman:

Tags

Terkini