ragam

Kuliner Kupang, Memaksimalkan Bahan Makanan Lokal yang Terbatas Keragamannya

Rabu, 6 Agustus 2025 | 10:00 WIB
Aroma bakar dan asap membuat sei menjadi sangat lezat. Dimakannya dengan singkong dan sambal. (Instagram/@seisapilamalera)

Rasanya gurih dan teksturnya lembut seperti bubur.

Baca Juga: Panduan Menghindari Masalah Pencernaan Saat Wisata Kuliner di India

3. Jagung catemak
Biasanya menu ini menggunakan jagung manis.

Ditambah kacang tanah, kacang hijau, aneka sayuran, seperti labu, daun pepaya, dan sayuran hijau lain.

Bumbu yang digunakan bawang merah, bawang putih, cabe, gula dan garam.

Sekilas tampilannya mirip dengan kolak. Tetapi rasanya gurih dan sedikit manis.

Baca Juga: Agustus Seru di Karacak Valley, Canyoning Jadi Cara Baru Menikmati Alam Garut

Kolo, atau warga Kupang juga menyebutnya dengan nasi bambu. (beritawisata.com)

4. Kolo
Ini kuliner dari beras yang dimasak dalam batang bambu dan setelah itu dibakar sampai matang.

Beras diberi santan, kunyit, dan bumbu rempah lain, sehingga rasa nasi bakarnya sangat gurih.

Kolo paling sering dinikmati dengan sei sapi atau sei babi.

Kuliner ini selalu dihidangkan pada acara adat atau acara syukuran menyambut musim panen.

Baca Juga: 4 Kota dan Tempat Wisata Terpopuler di Jepang yang Akan Menaikkan Tarif dan Pajak

5. Ubi nuabosi
Selain jagung, ubi juga tanaman yang tumbuh subur di NTT. Ubi ini berwarna merah muda sedikit kecokelatan.

Ubi yang tumbuh di NTT terkenal memiliki rasa yang manis dengan tektur yang lembut.

Halaman:

Tags

Terkini