Kabar BUMN - Aceh Besar memiliki banyak garis pantai yang memesona, namun tidak semuanya mudah dijangkau.
Pantai Lange adalah salah satunya. Pantai ini memiliki hamparan pasir putih dan laut biru yang tersembunyi di balik rimbunnya perbukitan.
Keindahannya sering disebut setara dengan pantai-pantai tropis terkenal, tetapi ada satu hal yang membuatnya berbeda, pantai ini belum terbuka untuk umum.
Baca Juga: Sejarah Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial hingga Simbol Persatuan di Hari Kemerdekaan
Akses menuju Pantai Lange bukanlah perkara mudah.
Perjalanan dimulai dari jalan desa yang sempit, lalu berlanjut melewati hutan lebat dan perbukitan dengan tanjakan curam.
Beberapa jalurnya licin dan rawan, terutama saat musim hujan, sementara rutenya sendiri belum tertata dengan baik.
Kondisi ini membuat pantai ini hanya aman dijangkau oleh penduduk lokal berpengalaman atau pengunjung yang didampingi pemandu.
Justru karena sulit dijangkau, Pantai Lange tetap mempertahankan kealamiannya.
Hamparan pasirnya bersih tanpa jejak bangunan permanen, air lautnya jernih, dan ombaknya berkejaran di tepian dengan ritme alami.
Baca Juga: Magetan Rasa Norwegia, Telaga Sarangan Tawarkan Pemandangan Alam Bak di Luar Negeri
Salah satu pesona uniknya adalah fenomena air yang menyembur dari celah-celah batu di tepi pantai saat ombak menghantam, menciptakan percikan yang memikat mata.