Kabar BUMN - Bakmi Jawa merupakan salah satu bukti kuliner Tiongkok yang sukses diadaptasi masyarakat Indonesia.
Dengan andalkan bahan dan bumbu lokal, bakmi Jawa menjelma jadi kuliner khas Yogyakarta.
Di Yogyakarta mudah saja menemukan penjaja bakmi Jawa yang sudah berdagang sejak puluhan tahun lalu.
Baca Juga: Ragam Pastri dan Kue Belanda yang Sudah Menjadi Bagian Kuliner Indonesia
1. Bakmi Jawa Mbah Noto
Bakmi Jawa yang di Gunungkidul ini salah satu warung bakmi Jawa pertama di kabupaten itu.
Mbah Noto membuka warungnya tahun 1987. Sebelumnya buka di Tugu Yogyakarta di tahun 1970-an.
Rasa kaldu kuah bakmi Jawanya medok terbuat dari ayam kampung betina yang sudah bertelur.
Baca Juga: Benteng-benteng Ini Saksi Bisu Perjuangan Kemerdekaan Indonesia
Kuah juga digodok dengan tungku kayu bakar sehingga menghasilkan aroma yang khas.
Meskipun bakmi Jawa godog (rebus) yang populer tapi bakmi gorengnya pun lezat.
Selain menjual bakmi Jawa, Mbah Noto juga menjual ayam goreng.
Bakmi Jawa Mbah Noto beralamat di Jogja - Wonosari, Plumbo. Buka jam 06.00-23.00 WIB.
2. Bakmi Jawa Pak Geno
Salah satu tempat bakmi Jawa favorit warga Yogyakarta dan pelancong ini buka sejak tahun 1958.