ragam

Menyusuri Surabaya, Jejak Perjuangan Kemerdekaan yang Tak Lekang Waktu

Minggu, 17 Agustus 2025 | 20:45 WIB
Telusuri 10 jejak sejarah kemerdekaan di Surabaya, dari Tugu Pahlawan hingga Monkasel, yang jadi saksi perjuangan bangsa. (ksmtour.com)

Kabar BUMN - Surabaya selalu dikenal sebagai Kota Pahlawan karena menyimpan banyak kisah penting perjuangan bangsa.

Kota ini pernah menjadi saksi pertempuran besar yang menentukan jalannya sejarah kemerdekaan Indonesia.

Saat berkunjung ke Surabaya, kamu bisa menelusuri berbagai tempat bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga kini.

Baca Juga: Pusat Perayaan HUT ke-80 RI di Jakarta, Meriah dengan Pesta Rakyat hingga Karnaval

Monumen Kapal Selam

Monkasel atau Monumen Kapal Selam berada di Jl. Pemuda Surabaya. Awalnya, tempat ini adalah kapal selam KRI Pasopati 410 yang digunakan dalam berbagai misi penting, termasuk Operasi Trikora.

Setelah puluhan tahun bertugas, kapal tersebut dipensiunkan dan kini bisa kamu kunjungi untuk melihat langsung bagaimana ketangguhan armada laut Indonesia di masa lalu.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Suplai BBM ke SPBU Manggarai Aman, Distribusi Berjalan 24 Jam

Gedung Siola

Gedung yang terletak di Jl. Tunjungan ini dulunya adalah pusat perbelanjaan bergaya kolonial bernama Whiteaway Laidlaw.

Gedung ini pernah menjadi titik pertahanan rakyat Surabaya dalam pertempuran 10 November. Kini, gedung tersebut dikenal sebagai Museum Surabaya yang menyimpan koleksi sejarah sosial budaya kota.

Baca Juga: HUT ke-80 RI, Pertamina Drilling Tegaskan Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional

Jembatan Merah

Jembatan ini bukan hanya sekadar jalur penghubung, melainkan saksi tewasnya Komandan Sekutu, Jenderal Mallaby, yang kemudian memicu Pertempuran Surabaya.

Dibangun sejak masa VOC, jembatan berwarna merah ini masih berfungsi hingga sekarang dan menjadi salah satu ikon Kota Lama Surabaya.

Baca Juga: Sarinah Festiloka Kemerdekaan: Rayakan HUT ke-80 RI dengan Perpaduan Seni, Budaya, dan Kuliner Nusantara

Gedung Negara Grahadi

Bangunan megah di Jl. Gubernur Suryo ini menjadi tempat berlangsungnya perundingan antara Presiden Soekarno dengan pihak sekutu.

Halaman:

Tags

Terkini