ragam

Awas! Ini Risiko Jika Lupa Nyalakan Mode Pesawat saat Penerbangan

Rabu, 20 Agustus 2025 | 14:00 WIB
Ilustrasi - Lupa menyalakan mode pesawat bisa ganggu komunikasi pilot dan berujung sanksi. Ketahui risiko, aturan resmi, hingga teknologi terbaru di Eropa. (Dok. Pinter Poin)

Kabar BUMN - Saat naik pesawat, kamu pasti sudah sering mendengar imbauan untuk mengaktifkan mode pesawat di ponsel sebelum lepas landas.

Aturan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama penerbangan.

Namun, apa jadinya kalau kamu lupa menyalakannya? Yuk, simak penjelasan berikut.

Baca Juga: Inovasi PRV PEP Bunyu Field, Ganti Casing Valve Tanpa Hentikan Produksi Migas

Gangguan pada Komunikasi Pilot

Meski pesawat tidak serta-merta akan jatuh, ponsel yang tetap aktif bisa menimbulkan masalah lain. Seorang pilot menjelaskan bahwa gelombang radio dari ponsel dapat mengganggu kejernihan suara di headset kokpit.

Gangguan ini memang kecil, tetapi bisa menyulitkan komunikasi, terutama di saat kritis seperti mendarat atau lepas landas.

Baca Juga: Antisipasi Hipotermia, Ini Barang yang Wajib Dikenakan Saat Mendaki Gunung Tinggi

Apa Kata Ahli Penerbangan

Instruktur penerbangan berpengalaman, Gary Coxe, menyebut bahwa pesawat tetap dapat terbang dengan aman meski ada penumpang yang lupa mengaktifkan mode pesawat. Seorang teknisi maskapai di Washington juga menyampaikan hal senada.

Walau begitu, para ahli tetap menekankan bahwa aturan ini dibuat demi keselamatan, sehingga sebaiknya tetap dipatuhi.

Baca Juga: ASDP Perkuat Peran sebagai Tulang Punggung Konektivitas Biak, Dukung Logistik Tuna dan Perekonomian Nelayan

Regulasi dan Aturan Resmi

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) di Amerika Serikat tidak pernah mencatat adanya insiden besar akibat ponsel aktif di kabin pesawat. Namun, aturan resmi tetap mengharuskan perangkat elektronik digunakan dengan cara yang tidak mengganggu sistem pesawat.

Dasarnya adalah regulasi lama Komisi Komunikasi Federal (FCC) sejak 1991, yang baru mulai dilonggarkan pada 2013 agar perangkat boleh dipakai asalkan dalam mode pesawat.

Baca Juga: Sinergi Pertamina dan Pindad Hadirkan Teknologi Ultrasonik Inspeksi Pipa Migas Pertama di Tanah Air

Teknologi Baru di Eropa

Di Eropa, situasinya sudah lebih maju. Sejak 2023, maskapai Uni Eropa menerapkan teknologi 5G khusus bernama “picocell” yang memungkinkan penumpang tetap online selama penerbangan tanpa risiko gangguan.

Halaman:

Tags

Terkini