ragam

Pesona Desa Wisata Kuin Utara, Desa Terapung Berusia Ratusan Tahun di Sungai yang Melintasi Banjarmasin

Selasa, 2 September 2025 | 15:30 WIB
Pintu masuk Desa Wisata Kuin Utara dari Sungai Kuin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (kalsel.jadesta.com)

Bahan pembuatnya dari tanah liat yang dicampur dengan serbuk emas.

Sementara kain sasirangan adalah kain tradisional dengan motif dari teknik jahitan jelujur.

Dalam bahasa Banjar disebut dengan sasirangan.

Baca Juga: Catat! Mulai 1–5 September 2025, Jam Operasional TMII dan Ancol Tutup Lebih Awal

Bagian dalam Masjid Sultan Suriansyah di Desa Wisata Kuin Utara. (kemenparekraf.go.id)

Wisata religi
Selain seni dan budaya, daya tarik lain Desa Wisata Kuin Utara keberadaan Masjid Sultan Suriansyah.

Masjid ini merupakan salah satu dari tiga masjid tertua di Banjarmasin.

Masjid yang dibangun tahun 1526-1550 ini juga bisa dibilang saksi perkembangan agama Islam di Kalimantan.

Ini mengingat pendirinya, Sultan Suriansyah, adalah raja muslim pertama di Kerajaan Banjar.

Baca Juga: Kebun Teh Gunung Gambir, Wisata Dataran Tinggi Jember yang Sajikan Panorama dan Kententraman

Bangunan masjid pun sedikit mengadaptasi bentuk Masjid Agung Demak.

Ini bisa terlihat dari bentuk atap meru yang bertingkat.

Di dekat masjid juga terdapat kompleks Sultan Suriansyah. Banyak orang berziarah ke tempat ini.

Makam dikelilingi pagar setinggi 2 meter dan nisannya terbuat dari kayu.

Baca Juga: Rute Kereta Terbaik di Vietnam, Jarak Pendek pun Pemandangannya Memuaskan

Halaman:

Tags

Terkini