Kabar BUMN - Di Banyuwangi, Desa Wisata Adat Osing Kemiren salah satu tujuan wisata yang harus dijelajahi.
Dengan melancong ke Desa Wisata Adat Osing Kemiren bisa melihat adat dan tradisi suku Osing yang unik.
Desa Wisata Adat Osing Kemiren berada di Kecamatan Glagah, kawasan Ijen Geopark, Banyuwangi.
Dinamakan Osing Kemiren karena banyaknya pohon kemirian atau kemiri yang tumbuh di desa.
Baca Juga: Jenis-jenis Kue Beras dari Korea Selatan, Tidak Hanya Tteokbokki
Desa ini dihuni 2.569 jiwa yang semuanya merupakan suku Osing, suku asli Banyuwangi.
Meskipun masih dalam rumpun Jawa, suku Osing berbeda dengan orang Jawa Timur atau Jawa Tengah.
Perbedaan ini terlihat pada bahasa, adat, tradisi, dan keseniannya yang berbeda.
Bahasa osing merupakan kombinasi antara bahasa Jawa kuno dan sedikit pengaruh Bali.
Baca Juga: Nuansa Riung Gunung, Liburan Sejuk di Swiss-nya Bandung
Arah rumah sesuai hari kematian
Beberapa rumah penduduk di Desa Wisata Adat Osing Kemiren masih mempertahankan rumah tradisional adat Osing.
Rumahnya terbuat dari kayu dan bambu. Biasanya kayu bendo dan cempaka yang kuat hingga puluhan tahun.
Ciri khas rumah ini di adanya 4 susunan kayu yang disatukan tanpa paku melainkan dengan pasak pipih.