2. Pantjoran Tea House Glodok
Bangunan tua dan unik bergaya kombinasi Belanda dan Tiongkok ini berada di Pancoran Glodok, Jakarta Barat.
Posisinya di hoek, pertigaan antara jalan Pancoran dan Hayam Wuruk.
Bangunan didirikan tahun 1635. Tahun 1928 sempat menjadi Apotek Chung Hwa.
Setelah direvitalisasi tahun 2015 bangunan dijadikan kedai minum teh dengan nama Pantjoran Tea House.
Baca Juga: Wisata Alam Leuwi Bunder, Tempat Asri Buat Santai Bareng Keluarga di Sukabumi
Di depan halaman kedai selalu disediakan delapan teko teh dan gelas yang bisa diminum orang secara gratis.
Ini tradisi lama (patekoan) yang dihidupkan lagi oleh Pantjoran Tea House.
Tradisi ini sebagai wujud kebaikan hati.
Delapan teko dipercaya membawa kebaikan dan keberuntungan karena garisnya yang tidak terputus.
Baca Juga: 5 Macam Diet yang Cepat Menurunkan Berat Badan, Simak Cara Kerjanya
3. Gereja Santa Theresia
Gereja yang berada di kawasan Menteng ini dibangun atas ide Pastor A. Th Van Hoof SJ.
Pembangunanya dimulai tahun 1930 dan diresmikan tahun 1934.
Bangunan gereja dibangun dengan gaya Eropa yang dikombinasikan dengan gaya tropis.
Atapnya runcing dan tidak memiliki tiang tengah.