Kawasan Tradisional Rumah Marga Tjhia, Warisan Cagar Budaya yang Kental Budaya Tiongkok di Singkawang. Bisa Beli Choi Pan Terenak Juga di Sini

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 5 Februari 2024 | 18:00 WIB
Gapura pintu masuk ke Kawasan Tradisional Rumah Marga Tjia. (student-activity.binus.ac.id)
Gapura pintu masuk ke Kawasan Tradisional Rumah Marga Tjia. (student-activity.binus.ac.id)

Kabar BUMN - Kota Singkawang yang multietnis dihuni tiga etnis besar, yaitu Tionghoa, Dayak, dan Melayu.

Di antara ketiganya yang hidup berdampingan ini, etnis Tionghoa yang paling besar jumlah warganya.

Tidak heran kalau budaya Tionghoa begitu kental di Singkawang.

Satu tempat wisata yang kental budaya Tionghoa-nya adalah Kawasan Tradisional Rumah Marga Tjhia.

Baca Juga: Untuk yang Ingin Menyaksikan Perayaan Imlek di Singkawang dan Mencari Kuliner Halal, Ini yang Direkomendasikan

Pedagang kaya di Singkawang
Kawasan Tradisional Rumah Marga Tjhia merupakan kompleks rumah berarsitektur khas Tionghoa.

Rumah ini milik keluarga Tjhia dan sudah berdiri sejak tahun 1902.

Rumah ini dibangun warga Tionghoa marga Chia Siu Si dari Fujian China yang merantau ke Singkawang.

Baca Juga: Menilik Sejarah Kelenteng Sam Poo Kong, Keindahan Bangunan Khas Tiongkok di Semarang

Kala itu, Singkawang yang lahannya subur masih belum banyak penduduknya.

Chia mulai mengubah lahan hutan jadi kebun sayur, karet, kelapa dan buah-buahan.

Perkebunan ini membawa kesuksesan dan juga membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Chia lalu membuat armada khusus untuk menjual hasil kebunnya ke Malaysia dan Singapura.

Baca Juga: Legenda Rumah Batu Olakemang, Jambi, Rumah Tua Berumur 200 Tahun yang Belum Pernah Direnovasi

Dari bisnis inilah secara perlahan Chia dikenal sebagai pedagangan dan orang kaya di Singkawang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini