Kabar BUMN - Meskipun tidak selalu, tetapi gerd cenderung muncul saat penderitanya sedang traveling.
GERD saat traveling umum terjadi karena beberapa faktor yang sering terjadi di kesempatan tersebut.
Seperti jadwal makan tidak teratur, makanan pemicu (berlemak, pedas, asam), stres, kurang olahraga, dan kurang tidur.
Karenanya untuk mencegah gerd kambuh saat traveling tidak jauh dari gaya hidup tersebut.
Baca Juga: Dekat dari Sirkuit Mandalika, Bukit Merese Tawarkan Panorama Alam Lombok yang Memukau
1. Riset sebelum berangkat
Penyakit gerd bisa kambuh bila orang tidak memerhatikan asupan makanan.
Karenanya penting melakukan riset soal pilihan makanan di tempat liburan.
Bila kebanyakan makanan yang digoreng, pedas, atau pemicu gerd, sebaiknya dihindari.
Bila pilihan di tempat wisata terbatas, bawa camillan atau makanan cadangan yang aman untuk perut.
2. Makan penuh kesadaran
Selama liburan orang cenderung makan semua jenis makanan tanpa batasan dan tidak mengontrol porsi.
Penderita gerd tidak boleh. Bersenang-senang boleh tetapi harus tetap dikontrol porsinya.
Terutama jika kulinernya yang bisa memicu gerd, kalau ingin sekali, makan sedikit saja untuk tahu rasanya.
Selain makanan, hindari juga mengonsumsi minuman bersoda dan alkohol karena bisa memicu gerd.