Kabar BUMN - Akhir pekan di Semarang kini terasa lebih hidup! Setelah hampir setahun berhenti beroperasi, pasar malam legendaris Waroeng Semawis di kawasan Pecinan akhirnya kembali dibuka.
Kembalinya destinasi kuliner malam ini menjadi kabar gembira bagi para pencinta wisata kuliner dan warga yang rindu suasana ramai khas Gang Warung.
Kehadiran pasar malam ini bukan hanya membawa nostalgia, tapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat dan semangat pelaku UMKM lokal.
Baca Juga: PT Timah Tbk Tegaskan Komitmen Lawan Stunting Lewat Edukasi dan Pemberian Gizi di Karimun
Sajian Kuliner yang Tak Pernah Gagal Bikin Lapar
Sekitar 60 gerai kuliner turut meramaikan Waroeng Semawis kali ini. Kamu bisa menemukan beragam hidangan menggoda, mulai dari jajanan khas Semarang hingga kuliner Nusantara dan Tionghoa yang lekat dengan identitas kawasan Pecinan.
Setiap sudut pasar dipenuhi aroma makanan yang menggugah selera, membuat siapa pun betah berlama-lama.
Baca Juga: Pertamina Maksimalkan Pasokan Energi untuk Sukseskan MotoGP Mandalika 2025
Pasar ini dibuka setiap Jumat hingga Minggu malam pukul 18.00–22.00 WIB. Konsep barunya mengusung area yang lebih tertata, nyaman bagi pengunjung, namun tetap mempertahankan nuansa hangat khas Pecinan yang jadi daya tarik utama.
Bukan Sekadar Kuliner, Tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
Waroeng Semawis hadir bukan semata untuk memanjakan lidah, tapi juga sebagai ruang untuk menghidupkan ekonomi lokal.
Baca Juga: Tetap Tenang di Tengah Badai: Cara Mengelola Emosi agar Tak Meledak dan Menyakiti Siapa pun
Pemerintah Kota Semarang berharap kegiatan ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi rakyat sekaligus bentuk nyata arahan pemerintah pusat dalam menciptakan ruang interaksi masyarakat yang produktif.
Semakin banyak pengunjung yang datang, semakin besar pula peluang pelaku UMKM untuk berkembang. Suasana ramai yang tercipta diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.
Terhubung dengan Wisata Malam Kota Lama
Baca Juga: Tol Bogor–Serpong via Parung Resmi Dimulai, Perkuat Jaringan Konektivitas Jabodetabek
Rencananya, Waroeng Semawis akan menjadi bagian dari kawasan wisata malam yang terintegrasi dengan Kota Lama Semarang.
Nantinya, pengunjung bisa dengan mudah berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain, menikmati kuliner sambil menyelami keindahan arsitektur kolonial Kota Lama.