Kabar BUMN - Di Semarang, berdiri Pasar Johar yang umurnya sudah lebih dari 100 tahun.
Pasar ini dibangun dengan konsep pasar modern oleh Ir Thomas Karsten tahun 1930.
Pada masa itu Pasar Johar sempat menjadi salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara.
Kini Pasar Johar jadi salah satu tempat berwisata kuliner yang menyenangkan di Semarang.
Baca Juga: Kebun Teh Panama: Liburan Asyik, Tiket Rp10 Ribu, Wahana Lengkap!
1. Soto Ayam Pak No
Soto ayam legendaris ini sudah buka sejak tahun 1970-an. Pemiliknya Darsono, disingkat Pak No.
Soto ayamnya khas Semarangan. Kuah kaldunya bening, gurih, dan kaya rempah.
Isi soto: ayam kampung ditambah bihun, toge, daun bawang, seledri dan bawang goreng.
Tempat ini buka jam 06.30 - 15.00. Lokasinya di lantai 2 Pasar Johar.
2. Sate Kambing Bu Amini
Sate yang dijual sebetulnya dua jenis, yaitu kambing dan sapi. Menu andalannya sate kambing.
Satu porsinya terdiri atas 10 tusuk. Satenya terkenal empuk tanpa lemak. Bumbunya medok dan lezat.
Selain sate tersedia juga tongseng kambing, nasi gulai, bestik kambing, tongseng sapi, dan bestik sapi.
Artikel Terkait
Menjelajah Pasar Sunda Tempo Dulu: Jajan Asyik Pakai Koin Bambu di Tengah Hutan
Kuliner Tradisional Solo yang Semakin Langka, Masih Mungkin Ditemukan di Pasar Tradisional
Jelajah Kuliner di Pasar Santa, Jakarta, Pilihannya Beragam Tidak Membosankan
3 Pasar Terapung di Kalimantan, Terus Melayani di Tengah Pasang Surut Aliran Perubahan
4 Tempat Makan di Pasar Mayestik, Sering Dituju Orang Tanpa Harus Belanja di Pasar
Wisata Kuliner di Pasar Rejowinangun, Keragaman Kuliner Magelang Kumpul di Sini