Kabar BUMN - Suasana Borobudur akan semakin semarak dengan hadirnya Festival Budaya “PENTAS Borobudur: Ngangeni” pada 31 Oktober 2025.
Bertempat di Amphitheater Museum dan Kampung Seni Borobudur, Magelang, acara ini siap berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.
Festival ini menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat lokal untuk menampilkan kekayaan budaya yang mereka miliki sekaligus menarik wisatawan untuk merasakan kehangatan tradisi yang hidup di kawasan Borobudur.
Kolaborasi Seniman Lintas Generasi
Festival ini akan menghadirkan berbagai pertunjukan budaya yang dikemas secara menarik. Penampilan dari musisi lintas generasi seperti Aftershine, Ngatmombilung, dan Sekar Rimba Nusantara akan menjadi daya tarik utama.
Tak hanya itu, sejumlah sanggar lokal seperti Sanggar Erlangga Koperasi Medang Kamulan dan Sanggar Museum Kampung Seni Borobudur juga ikut memeriahkan acara ini dengan tarian serta pertunjukan khas daerah.
Baca Juga: Tebar 15 Ribu Bibit Ikan, PT TIMAH Tbk Optimalkan Lahan Pascatambang
Dukungan untuk Pariwisata dan Seniman Lokal
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam memperkuat ekosistem pariwisata berbasis budaya.
Program tersebut menjadi wadah bagi pelaku seni dan budaya untuk menampilkan karya sekaligus menghidupkan kembali tradisi yang menjadi identitas daerah.
Dukungan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar serta memperkuat posisi Borobudur sebagai destinasi wisata prioritas.
Baca Juga: Kereta Cepat Whoosh Kian Diminati, Naik 6,3 Persen Sepanjang 2025
Kampung Seni Borobudur Jadi Sorotan
Pemilihan Kampung Seni Borobudur sebagai lokasi acara bukan tanpa alasan. Tempat ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata baru yang menggabungkan unsur budaya dan edukasi.
Dengan lokasi yang ikonik dan suasana yang artistik, kawasan ini menjadi panggung sempurna untuk menghadirkan pertunjukan budaya yang autentik. Keberadaan festival ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan Kampung Seni Borobudur ke khalayak yang lebih luas.
Baca Juga: Dulu Waduk Biasa, Kini Jadi Spot Paling Dicari di Karanganyar Saat Senja