Kabar BUMN - Selain daftar warisan budaya yang perlu dilindungi, UNESCO juga mengeluarkan daftar City of Gastronomy.
City of Gastronomy ini bentuk pengakuan UNESCO pada satu kota yang secara kultur menawarkan kuliner tradisional.
Kuliner ini tidak hanya menggunakan bahan lokal, tetapi juga mampu menggerakka budaya, sosial, dan ekonomi.
Di antara 56 City of Gastronomy, beberapa di antaranya berada di Asia.
Baca Juga: Damainya Malam di Pantai Labuana, Tempat Camping Favorit Pecinta Alam
1. Kuching
Kuching terkenal sebagai surga kuliner yang merupakan hasil perpaduan 34 etnis di kota ini.
Kuliner khas Kutching didominasi bahan baku beras, gula apong, sagu, dan lada.
Beberapa menu favorit darikota ini, yakni kolo mee, midin tumis belacan, dan pansuh.
Di Kuching, setiap tahun digelar festival kuliner, yaitu Kuching Festival dan Pesta Nukenen.
Baca Juga: Ragam Tempat Menuju Puncak Bromo yang Menawarkan Pemandangan Indah Berbeda-beda
2. Iloilo City
Kota di tenggara Pulau Panay, Filipina, ini dikenal dengan tradisi fiesta dan budaya perjamuan.
Kota ini juga punya festiva; Timplada yang mempromosikan kuliner khas Iloilo City.
Ada banyak kuliner lezat, yaitu la paz batchoy (sup mie), pancit molot (sup pangit dengan kaldu ayam) serta olahan boga bahari.