Selain itu, infused water dengan mentimun atau daun mint bisa menjadi alternatif segar yang membantu menenangkan lambung.
Sementara itu, penderita GERD sebaiknya menghindari kopi, minuman bersoda, teh berkafein, dan jus jeruk, karena dapat meningkatkan produksi asam dan memicu gejala refluks.
Baca Juga: Tempat Wisata di Desa Tiwingan Lama, Kalimantan Selatan, Salah Satunya Mirip Raja Ampat
7. Roti Gandum Utuh dan Kentang Rebus
Karbohidrat kompleks seperti roti gandum utuh, kentang rebus, atau nasi merah dapat menjadi sumber energi yang stabil tanpa menyebabkan lonjakan asam.
Jenis makanan ini membantu menyerap cairan asam di lambung dan memperlambat rasa lapar, sehingga efektif mencegah perut kosong terlalu lama — salah satu pemicu utama naiknya asam lambung.
Baca Juga: Tips Liburan Aman bagi Penderita Diabetes Agar Gula Darah Tetap Terkontrol
Pola Makan Seimbang, Kunci Utama Kendalikan GERD
Ahli gizi menegaskan, selain memperhatikan jenis makanan, porsi dan waktu makan juga sangat penting.
Penderita GERD disarankan makan dalam porsi kecil namun sering, serta menghindari berbaring minimal dua jam setelah makan.
Selain itu, kebiasaan seperti tidak merokok, menghindari stres berlebihan, dan menjaga berat badan ideal turut berperan besar dalam mengendalikan gejala asam lambung.
Dengan disiplin menjalankan pola makan sehat dan memilih makanan yang ramah bagi lambung, penderita GERD tidak hanya bisa mengurangi keluhan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.***