Kabar BUMN - Kuliner mie muncul di Indonesia tidak lepas dari pengaruh kuliner dan budaya imigran Tiongkok.
Pengaruh Tionghoa ini tampak pada penggunaan bahan dasar mie dan teknik memasaknya.
Adaptasi dilakukan dengan mengganti topping daging babi ke ayam, penggunaan kecap manis, dan penambahan rempah.
Di Jawa Timur, kuliner mie hasil adaptasi kuliner Tiongkok ini diolah menjadi beragam menu lagi.
Baca Juga: Tips Liburan Aman bagi Penderita Diabetes Agar Gula Darah Tetap Terkontrol
1. Mie kluntung
Mie khas Surabaya ini mirip bakmi jawa khas Yogyakarta tetapi tidak menggunakan kaldu ayam kampung.
Bumbunya cenderung gurih dan manis. Dari bawang merah, bawang putih, kemiri, ebi dan kecap manis.
Dalam satu porsi mie kluntung terdiri atas mie, kol, sawi, telur, suwiran ayam, udang dan bakso.
Kadang ditambahkan taburan bawang goreng. Penjual mie ini mudah ditemukan di kaki lima di Surabaya.
Baca Juga: Harga Tiket Masuk Obelix Hills Jogja November 2025: Update Terbaru untuk Rencanakan Liburanmu
2. Cwie mie
Mie khas Malang ini tampilannya mirip mie ayam tapi sedikit berbeda.
Kuahnya dari rebusan ayam yang dibumbui dengan bawang putih, seledri, dan daun bawang.
Satu porsi cwie mie berisi mie, daun selada, sawi rebus, ayam cincang, acar timur dan cabai.
Ayam cincangnya cukup istimewa karena dimasak dengan bawang putih, kecap asin, minyak wijen, dan jahe.
Artikel Terkait
Ragam Minuman Sehat dari Jawa Timur, Memanfaatkan Kekayaan Herba Berkhasiat yang Baik untuk Kesehatan
Bukit Cumbri, Surga Tersembunyi di Perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah yang Tawarkan Pemandangan Spektakuler
Menjelajah Sabana Ala Afrika di Jawa Timur, Ini Info Lengkap Wisata TN Baluran
Ragam Rujak dari Jawa Timur, Beda Asal Daerah, Beda Pula Bumbu dan Isinya
Belum Banyak yang Tahu, di Ujung Jawa Timur Berdiri Keraton Sumenep, Tidak Kalah Bersejarah dari Keraton Lainnya
5 Kuliner Legendaris Jawa Timur yang Wajib Kamu Coba, Ada yang Sudah Ada Sejak 1950-an!