Kabar BUMN - Selain bersenang-senang, liburan di Desa Wisata bisa menambah pengetahuan sekaligus membantu masyarakat yang tinggal di daerah setempat.
Desa Wisata adalah komunitas atau desa yang menjadikan tempat mereka sebagai lokasi wisata. Di sini pengujung akan menjadi bagian dari komunitas dan melakukan aktivitas sehari-hari layaknya penduduk setempat.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) sedang giat-giatnya mengembangkan Desa Wisata untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat.
Baca Juga: Rekomendasi 10 Tempat Wisata Alam di Bandung yang Bisa Dinikmati saat Liburan Akhir Pekan
Tidak hanya memberikan nilai ekonomi, konsep ini juga untuk mempertahankan kebudayaan, lingkungan sosial, dan alam.
Bagi yang ingin mencari selingan jauh dari keriuhan kota, berlibur di Desa Wisata bisa jadi pilihan. Anak-anak pun bisa banyak mendapatkan ilmu di sini.
Ini pilihan Desa Wisata yang bisa dikunjungi:
Baca Juga: Masih Lesu dan Lelah di Pagi Hari Meski Sudah Tidur Lama, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
1. Desa Pentingsari, Yogyakarta
Desa yang berlokasi di Yogyakarta ini memiliki reputasi internasional. Desa Pentingsari masuk dalam 100 besar destinasi berkelanjutan versi Global Destination Days.
Di sini pengunjung bisa menjadi bagian dari penduduk desa dengan ikut membajak sawah, menanam pagi, menangkap ikan sampai membuat tempe.
Lokasi Desa Pentingsari ada di dekat kaki gunung Merapi. Udaranya sejuk dan dekat kali Kuning. Di dekat sini juga ada Goa Ledok dan lembah curam, Kali Pawon. Desa Pentingsari sudah sering dijadikan tempat outbound anak-anak sekolah.
Baca Juga: Yuk Sarapan Bubur Sambil Cari Tahu Berbagai Variasi Bubur Dari Seluruh Indonesia
2. Desa Ponggok, Klaten
Salah satu yang jadi daya tarik dari Desa Wisata ini adalah sumber mata airnya yang cantik, antara lain: Umbul Besuki, Umbul Sigedang, Umbul Kapilaler, dan Umbul Cokro.