Kabar BUMN - Sebelum menjadi Republik Indonesia, di Sulawesi Selatan berdiri Kerajaan Gowa Tallo.
Kerajaan ini merupakan salah satu kerajaan Islam terbesar di Indonesia Timur.
Kerajaan Gowa Tallo sudah berdiri sejak abad ke-16, terbentuk dari dua kerajaan, yaitu Gowa dan Tallo.
Baca Juga: Rumah Makan Sunda Legendaris di Bandung, Pusatnya Kuliner Khas Jawa Barat
Kerajaan mencapai pucak kejayaan pada masa Sultan Hasanuddin.
Kerajaan Gowa Tallo runtuh dan berada di bawah kendali VOC sejak tahun 1669.
Meskipun demikian sisa-sisa kejayaannya masih ada dan menjadi cagar budaya yang dilindungi.
Baca Juga: Batuk Berdahak Tak Kunjung Reda? Ini Cara Mengatasinya Secara Alami
1. Museum Balla Lompoa
Dalam bahasa setempat, balla lompoa artinya rumah besar atau istana.
Istana ini dulunya tempat tinggal Raja Gowa yang dibangun 1936 oleh Mangimangi Daeng Matutu.
Kala itu ia bergelar Sultan Muhammad Tahir Muhibuddin.
Bangunannya berbentuk rumah panggung dengan luas 1.144 meter.
Baca Juga: Untuk Kebahagiaan dan Kenyamanan Maksimal, Tidak Perlu Ajak Traveling Teman dengan Karakter Ini
Istana ini memiliki 54 pilar, enam jendela di sebelah kiri dan empat jendela di depan.
Bangunan istana kini sudah menjadi museum.
Di sini tersimpan benda-benda kerajaan Goa-Tallo, seperti salokoa mahkota, ponto janga-jangaya, dan banyak lagi.