ragam

Segelas Kehangatan Tempo Dulu di Warung Kopi Nan Yo, Kedai Kopi Tertua di Padang

Jumat, 28 November 2025 | 15:30 WIB
Warung Kopi Nan Yo, Padang, tampak depan. Warung sudah berdiri sejak 1932. Lokasinya di jalan Niaga no 205, Padang. (Google/L G)

Cara penyeduhannya masih tradisional dengan gaya peracikan gaya Hainam.

Baca Juga: Untuk Kebahagiaan dan Kenyamanan Maksimal, Tidak Perlu Ajak Traveling Teman dengan Karakter Ini

Gaya ini sering ditemui di kopitiam di Singapura dan Malaysia.

Bubuk kopi dimasukkan dulu dalam saringan dari kaos dan menggunakan teko dengan leher panjang.

Kemudian disiram dengan air panas.

Baca Juga: UP at Thamrin Nine, Wisata Kota dari Atas Awan

Setelah ditunggu beberapa menit baru dituangkan pada cangkir dan siap dihidangkan.

Selain kopi hitam panas, juga bisa memesan kopi dingin. Harga per cangkir mulai Rp10.000.

Warung Kopi Nan Yo menyediakan jenis gula aren yang membuat rasa manisnya terasa berbeda

Baca Juga: Rekomendasi Website Terbaik untuk Cari Pekerjaan Freelance

Suasana di Warung Kopi Nan Yo, Padang, yang hampir selalu ramai. (Google/Rian Krisna)

Boleh pesan makan dari luar
Untuk makanan ada sejumlah pilihan, seperti kwetiau, nasi goreng dan bihun.

Tersedia pula camilan, seperti lemper, srikaya, lamang golek, kacang tanah goreng, dan ongol-ongol.

Bila kurang puas, bisa juga memesan makanan dari pedagang kaki lima di dekat warung kopi.

Dari pagi sampai siang hari beragam pedagang makanan menjajakan dagangannya.

Halaman:

Tags

Terkini