Di halaman depan ditambah patung Rangga Warsita, pujangga besar Solo pada abad 19.
Bangunannya terbagi atas beberapa ruangan dengan koleksi yang berbeda-beda.
Baca Juga: Apa Itu Agas? Kenali Serangga Kecil yang Gigitannya Terkenal Sangat Gatal, Banyak Ditemui di Pantai
Di ruangan pertama berisi koleksi wayang, baik dalam negeri atau pun dari luar negeri.
Ruangan kedua, ruang Tosan Aji, area dipamerkannya senjata-senjata tua yang terbuat dari logam.
Di antara ruangan kedua dan ketiga disimpan alat musik tua, orgel, milik Paku Buwana IV hadiah Napoleon Bonaparte.
Baca Juga: Liburan ke Pantai Saat Musim Hujan, Berikut Daftar Perlengkapan yang Wajib Dibawa
Ruangan ketiga menjadi area pamer koleksi keramik warisan dari zaman Belanda.
Terakhir, di ruang keempat difungsikan untuk perpustakaan.
Terdapat banyak koleksi buku dan sejumlah literatur berkaitan dengan budaya Jawa.
Sebagian besar berbahasa Jawa dan Belanda. Ada juga yang berbahasa Indonesia.
Baca Juga: Liburan Akhir Tahun di Lanakila Lake: Destinasi Keluarga Favorit di Lampung
Koleksi gamelan
Sebagai museum dan pusat budaya Jawa, terdapat ruangan khusus yang menyimpan koleksi beragam gamelan.
Di sini terdapat Gamelan Agung kepunyaan Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV.
Ada pula gamelan Genderan yaitu satu set gamelan yang dirangkai seperti meja dan dapat dimainkan satu orang saja.