Kabar BUMN - Di akhir tahun begini semua marketplace menawarkan diskon gila-gilaan yang membuat orang kalap.
Sementara itu, di tengah tingginya tingkat transaksi jual-beli online di akhir tahun banyak muncul penipuan.
Seperti pengiriman barang palsu atau tak sesuai, atau kedatangan barang COD meskipun tidak memesan.
Berikut beberapa jenis penipuan shopping online yang sering terjadi dan harus dipahami.
Baca Juga: Kota Tertua di Asia, Sejarah Panjang dan Bangunan Tuanya Terbentuk Sejak Ribuan Tahun Lalu
1. Alamat toko yang mirip dengan aslinya
Di marketplace semua orang bisa membuka toko dengan nama apa saja.
Sering kali menggunakan nama yang sama dengan toko aslinya. Hanya berbeda satu atau dua huruf.
Logo dibuat mirip dengan aslinya. Sementara barang-barang yang dijual barang palsu.
Pastikan baca dengan teliti alamat tokonya. Kalau perlu cek ulang dari media sosial toko tersebut.
Baca Juga: Menyusuri Gua Monyet di Kupang, NTT, Wisata Unik dan Murah Meriah
2. Metode pembayaran yang tidak wajar
Biasanya ini terjadi dalam penawaran di sosial media seperti Instagram atau Tiktok.
Penjual menawarkan sejumlah barang dengan harga murah atau iming-iming hadiah menggiurkan.
Ketika akan bayar, penjual meminta cara pembayaran yang tidak wajar.
Baca Juga: Gereja yang Menjadi Destinasi Impian Umat Katolik di Dunia untuk Merayakan Misa Malam Natal
Misalnya minta ditransfer saat itu juga.