ragam

7 Jajanan Tradisional yang Wajib Dicicipi Saat ke Pasar Gede Solo

Senin, 12 Januari 2026 | 20:00 WIB
Pasar Gede, salah satu pasar di Solo. (pariwisatasolo.surakarta.go.id)

Cabuk Rambak adalah hidangan sarapan yang terdiri dari irisan ketupat tipis yang disiram dengan saus wijen, kemudian dilengkapi kerupuk nasi (karak).

Kombinasi rasa pedas, gurih, dan tekstur yang lembut membuatnya menjadi pilihan favorit di pagi hari.

Baca Juga: Ini Kuliner dengan Bahan Lontong dari Pulau Luar Jawa, Masih Dipengaruhi Kerajaan Majapahit

4. Tahok Pak Citro – Kehangatan Rasa Tofu

Wedang tahok khas Solo sepintas mirip tahu sutra. (Instagram.com/@wennyhendarto via idntimes.com)

Tahok, atau kembang tahu, adalah camilan tradisional yang lembut disiram kuah jahe hangat, memberikan sensasi manis dan sedikit pedas yang unik.

Tahok Pak Citro adalah salah satu penjual paling terkenal di Pasar Gede yang menyajikan hidangan ini.

Baca Juga: Sunset dari Goa Pantai Soan Galuh, Pesona Pantai Pasir Hitam di Tabanan

5. Nasi Liwet Bu Sri – Sarapan Autentik Solo

 

Nasi Liwet, salah satu kuliner pagi yang wajib dicicipi saat sarapan di Kota Solo. (Pixabay)

Nasi liwet adalah hidangan khas Solo berupa nasi yang dimasak dengan santan dan rempah, disajikan dengan suwiran ayam, sayur labu siam, telur pindang, serta areh.

Bu Sri dikenal sebagai salah satu penjual terbaik nasi liwet di Pasar Gede, dan selalu ramai pembeli setiap pagi.

Baca Juga: 4 Gili di Lombok yang Paling Sepi dan Masih Jarang Dikunjungi Orang

6. Timlo Sastro – Sup Legendaris

Timlo Sastro Khas Kota Solo (jennaira)

Timlo adalah sup khas Solo yang berisi irisan sosis, ayam, telur, dan kuah kaldu yang gurih.

Timlo Sastro merupakan salah satu tempat legendaris untuk menikmati hidangan ini, cocok dinikmati sebagai makan malam atau sarapan yang menghangatkan tubuh.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan Legendaris di Mataram, Kota yang Menjadi Surga Kuliner Pedas

Halaman:

Tags

Terkini