Monumen Perang Dunia II
Monumen Perang Dunia II (PD II) menyajikan informasi tentang perang tersebut.
Monumen dibangun Jepang ditahun 1994 untuk menghormati korban gugur di PD II, termasuk tentara Jepang.
Monumennya ditulis dalam tiga bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa Jepang dan bahasa Inggris.
Monumen dilengkapi lorong sepanjang 10 meter yang memajang beragam koleksi selama PD II.
Baca Juga: Jalan-jalan ke Magelang Saat Libur Panjang, Jangan Lupa Mampir ke 7 Tempat Wisata Ini
Air Terjun Wafsarak
Air Terjun Wafsarak berada di Desa Inswambesi, Distrik Warsa, Biak Utara, 2,5 kilometer dari pusat kota Biak.
Air Terjun Wafsarak memiliki tinggi sekitar 10 meter dan dikelilingi pohon-pohon yang rimbun.
Di Air Terjun Wafsarak ini orang paling suka berendam di bawah kolam air terjun.
Bentuk tebing batuan yang sedikit menjorok sering jadi titik orang meloncat dari atas ke bawah air terjun.
Baca Juga: Harga Tiket Masuk Umbul Nilo Terbaru 2026, Wisata Air Dingin Favorit di Klaten
Pantai Segara Indah
Pantai berpasir putih ini punya ombak yang sangat tenang sehingga banyak dituju untuk lokasi snorkeling.
Terlebih di sekitar pantai tumbuh banyak terumbu karang indah.
Pantai yang juga dikenal dengan Pantai Bosnik ini tempat nelayan berlabuh.
Orang bisa membeli langsung hasil tangkapan nelayan seperti ikan ekor kuning sampai gurita.***