Baca Juga: Berlaku Januari 2026, Ini Jam Operasional dan Tarif Tiket Masuk Obelix Sea View Jogja
Mengobrol
Bagi penumpang kereta di Indonesia mengobrol sambil tertawa adalah pemandangan umum.
Tidak begitu di Jepang.
Bagi masyarakat setempat obrolan dengan suara berisik apalagi sampai tertawa dianggap tidak sopan.
Kalau pun mau mengobrol usahakan dengan suara pelan atau berbisik.
Baca Juga: 5 Kuliner Khas Nusa Penida, Bali, Kuat Cita Rasa Khas Klungkung
Tidak duduk di kursi prioritas
Orang Jepang sangat taat dengan aturan, termasuk dalam urusan menggunakan kursi prioritas.
Di Indonesia orang sering bandel duduk di kursi prioritas meskipun belum lansia, tidak begitu di Jepang.
Meskipun kereta dalam kosong dan tidak ada lansia, kursi itu tidak bisa diduduki penumpang usia muda.
Baca Juga: Rekomendasi Pantai yang Masih Sepi di Nusa Penida, Tidak Termasuk Kelingking Beach
Membawa barang terlalu besar
Kereta Jepang mengatur dengan jelas ukuran barang yang boleh dibawa masuk ke dalam kereta.
Tidak boleh terlalu besar sampai menghalangi jalan. Jumlah per orang pun dibatasi.
Bila ketahuan petugas, bisa kena denda. Paling apes, dilarang naik kereta.
Bila tas atau koper terlalu besar, gunakan fasilitas layanan antar berbayar untuk membawa koper dari satu tempat ke tempat lainnya.
Baca Juga: Lumiko 38 Bandung, Kafe Sarapan Nyaman di Tengah Kota dengan Menu Comfort Food