Baca Juga: Keliling Candi Prambanan Makin Nyaman, Ini Pilihan Transportasi dan Harganya
3. Standard drip
Mulai banyak ditinggalkan orang untuk di rumah, teknik ini masih banyak digunakan di hotel dan kantor.
Sebagian orang menganggap kopi yang lama didiamkan di poci dari standard drip tidak lezat lagi.
Teknik ini sangat sederhana, bubuk kopi dituangkan pada poci bening lalu diberi air panas.
Alas poci kopi yang tersambung listrik membuat kopi akan terus hangat.
Baca Juga: Patut Diapresiasi! Wisata Bali Zoo Hentikan Aktivitas Gajah Tunggang Mulai 2026
4. Espresso
Seiring perkembangan kopi, mesin espresso muncul dan ikut naik daun.
Mesin ini pertama kali dikembangkan di Italia awal abad 20. Lalu populer di Amerika, Eropa, hingga seluruh dunia.
Dulu harga mesin espresso mahal dan berukuran besar, sekarang yang sederhana dan terjangkau pun tersedia.
Modelnya semi otomatis sehingga mudah dioperasikan dan biasanya bisa untuk meracik beragam jenis kopi.
Baca Juga: Self Reward Tanpa Boncos, Serunya Paddle Boarding di Pantai Barat Pasir Putih Pangandaran
5. Aeropress
Teknik aeropress adalah bubuk kopi dimasukkan dalam tabung atau chamber. Lalu dituang air panas.
Air dan kopi diaduk dan disaring lewat mikrofilter dengan menekan pluger atau tuas ke bawah.
Proses ini membuat seduhan kopi terasa halus dan bebas ampas.
Alat aeropress pun kecil sehingga mudah dibawa untuk travelling.***