Spot seperti Jalan Tunjungan, alun-alun, serta area Balai Pemuda menarik untuk dijelajahi.
Beberapa ruas jalan bahkan sering ditutup untuk kendaraan di malam hari sehingga pejalan kaki bisa menjelajah dengan aman.
Baca Juga: Air Terjun Neraja Jadi Daya Tarik Wisata Pulau Jemaja, Alami, Sejuk, dan Cocok untuk Healing
4. Semarang — Kota Lama yang Menawan
Kawasan Kota Lama Semarang memiliki pedestrian yang instagramable, memungkinkan wisatawan berjalan santai sambil menikmati arsitektur kolonial Belanda, kafe, dan galeri.
Ini menjadikan Semarang pilihan tepat bagi pecinta wisata jalan kaki.
Baca Juga: Air Terjun Neraja Jadi Daya Tarik Wisata Pulau Jemaja, Alami, Sejuk, dan Cocok untuk Healing
5. Solo — Urban Heritage dengan Nuansa Jawa
Solo (Surakarta) dikenal sebagai kota yang rapi dan nyaman untuk pejalan kaki, dengan banyak landmark budaya seperti Keraton Surakarta, Taman Sriwedari, serta kawasan kampung batik Laweyan dan Kauman.
Rute jalan kaki di Solo memberi keseimbangan antara sejarah, seni, dan kuliner.
Baca Juga: 4 Batagor Legendaris di Bandung, Masih Mempertahankan Resep Asli Turun-temurun
Walking Tour: Tren Wisata yang Berkembang
Aktivitas walking tour kini tidak hanya menjadi tren wisata hemat biaya, tetapi juga cara otentik untuk belajar tentang sejarah dan budaya lokal secara langsung.
Berjalan kaki di pusat kota juga dinilai lebih berkelanjutan dan rendah emisi.
Selain itu, walking tour juga membantu wisatawan untuk mengeksplorasi destinasi wisata lebih mendalam.
Dengan banyaknya kota Indonesia yang ramah pejalan kaki, walking tour menjadi pilihan tepat bagi pelancong yang ingin merasakan atmosfer lokal lebih dekat, menikmati rute urban yang nyaman, serta menemukan cerita unik di setiap sudut kota.***