ragam

Candi Lemah Duwur, Salah Satu Bukti Kejayaan Majapahit yang Masih Dianggap Mistis

Senin, 2 Februari 2026 | 15:30 WIB
Candi Lemah Duwur berlokasi di Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. (nusantarainstitute.com)

Kabar BUMN - Meski jumlahnya lebih banyak di Mojokerto, di Sidoarjo pun berdiri candi warisan kerajaan Majapahit, yakni Candi Lemah Duwur.

Candi Lemah Duwur berlokasi di Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Candi ini belum banyak dikenal orang karena ukurannya kecil dan bangunanya tidak terlihat dari kejauhan.

Baca Juga: Kampung Rendang, Payakumbuh, Tujuan WIsata untuk Menikmati Beragam Rendang dan Cara Pengolahannya

Candi ditemukan pada masa kolonial Belanda dan sempat terabaikan puluhan tahun.

Baru diperbaiki dan dirawat sekitar tahun 2016.

Tahun pendiriannya tidak jelas tapi dibangun pada masa kejayaan Majapahit.

Baca Juga: Berencana Liburan di Bulan Ramadan? Simak Tips Agar Puasa Tetap Nyaman dan Lancar Selama Perjalanan

Keyakinan ini muncul dari ciri bangunan yang terbuat dari batu mata merah dan menghadap ke Gunung Penanggungan.

Gunung ini di masa itu dipercaya bagian dari puncak Mahameru yang dipindahkan para dewa.

Posisi candi yang menghadap ke arah gunung menjadi bentuk penghormatan pada Gunung Penanggungan.

Baca Juga: Ragam Rendang di Payakumbuh, Surganya Kuliner Rendang

Di zaman Kerajaan Majapahit, Candi Lemah Duwur berfungsi sebagai tempat ibadah. (Instagram/@sugi_project)

Tempat ibadah
Nama Lemah Duwuh diambil dari bahasa Jawa. Lemah artinya tanah dan duwur artinya tinggi.

Halaman:

Tags

Terkini