Karena itu, disarankan semua hutang dibayar lunas sebelum Imlek.
Baca Juga: Ragam Kuliner dari Bambu Muda Khas Asia, Ketika Bambu Dimanfaatkan Sedari Muda
7. Hindari Menyelesaikan Konflik Besar di Hari H
Berdebat atau bertengkar pada periode Imlek dipercayai bisa membawa suasana negatif sepanjang tahun.
Tradisi menganjurkan kedamaian dan kebersamaan keluarga.
Baca Juga: Liem Heritage, Rembang, Jejak Perjalanan Masyarakat Tionghoa Setelah Geger Pecinan Batavia
8. Jangan Makan Bubur saat Sarapan
Beberapa kepercayaan menyarankan untuk tidak mengawali hari dengan bubur karena dianggap sebagai makanan orang miskin — yang diyakini membawa pertanda kurang beruntung.
9. Hindari Menggunakan Alat Tajam seperti Gunting atau Pisau
Alat tajam bisa disebut sebagai simbol “memotong” keberuntungan atau hubungan, sehingga penggunaannya dianjurkan diminimalkan saat momen Imlek berlangsung.
Baca Juga: Sahur Anti Kesiangan, Terapkan Cara-cara Berikut Agar Tidak Telat Bangun
10. Jangan Datang ke Rumah Tanpa Hadiah di Hari Pertama
Datang berkunjung tanpa membawa sesuatu yang layak dianggap kurang sopan, bahkan bisa berdampak buruk terhadap hubungan sosial dan keberuntungan.
Baca Juga: Telusur Sejarah Ratusan Tahun Perkembangan Masyarakat Tionghoa di Museum Tionghoa Soekaboemi
Menurut pakar budaya, pantangan-pantangan tersebut bukan hanya sekadar “mitos”, tetapi bagian dari tradisi yang dilestarikan untuk menciptakan awal tahun yang harmonis dan membawa keberuntungan.
Dengan memahami dan menghormati tradisi ini, masyarakat berharap dapat memulai tahun baru Imlek dengan penuh berkah dan optimisme.***