Langsung tidur membuat kerja lambung melambat, sehingga makanan lebih lama berada di dalam lambung.
Akibatnya, perut terasa penuh, kembung, bahkan bisa memicu nyeri ulu hati saat bangun tidur.
Baca Juga: Ini yang Bisa Dilakukan untuk Mengubah Kamar Menjadi Ruang Kerja di Rumah
3. Kualitas Tidur Menurun
Alih-alih membuat tubuh lebih segar, tidur setelah sahur justru bisa menurunkan kualitas tidur.
Rasa tidak nyaman di perut dan naiknya asam lambung dapat menyebabkan tidur tidak nyenyak.
Selain itu, tubuh yang sedang aktif mencerna makanan membuat fase istirahat tidak optimal.
Hasilnya, saat bangun, tubuh tetap terasa lelah dan mengantuk.
Baca Juga: Bolehkah Minum Teh dan Kopi Saat Puasa? Ini Panduan Aman agar Tubuh Tetap Fit Selama Ramadan
4. Berisiko Menambah Berat Badan
Kebiasaan langsung tidur setelah makan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kenaikan berat badan.
Aktivitas fisik yang minim setelah asupan kalori masuk membuat pembakaran energi tidak maksimal.
Jika dilakukan terus-menerus selama Ramadan, pola ini berpotensi memengaruhi metabolisme tubuh.
Baca Juga: Ragam Kuliner Mesir, Cita Rasa Timur Tengah yang Unik, Kaya Rempah Namun Sederhana
Apa yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Sahur?
Agar lebih aman, disarankan memberi jeda sekitar 30–60 menit sebelum kembali tidur.
Gunakan waktu tersebut untuk:
- Salat Subuh
- Membaca Al-Qur’an atau berdzikir
- Berjalan ringan di dalam rumah
- Duduk santai sambil melakukan aktivitas ringan
Baca Juga: Liburan Ramadan 2026 di Jogja? Cek Promo dan Jam Buka Gembira Loka Zoo Dulu!