Lantai dua dan tiga terbuka untuk umum
Spot foto estetik dengan lorong panjang dan jendela tinggi
Baca Juga: PIEP Borong Penghargaan CSR Dunia di Ajang Golden Peacock 2025
-
Gedung B
-
Wahana immersive yang menampilkan cuplikan sejarah secara visual
-
Akses ke ruang bawah tanah
-
Ruang bawah tanah dulunya berfungsi sebagai tempat penampungan air hujan, lalu digunakan sebagai penjara pada masa pendudukan Jepang. Saat memasuki area ini, pengunjung tidak diperbolehkan membawa gawai.
Bagi kamu yang ingin mendapatkan penjelasan lebih detail, tersedia layanan pemandu wisata dengan tarif Rp 50.000 per rombongan.
Baca Juga: Perkuat Layanan Angkutan Lebaran 2026, KAI Services Tambah 1.765 Personel
Keunikan Arsitektur dan Spot Favorit
Ciri khas Lawang Sewu terlihat pada jendela-jendela tinggi dan lebar, balkon menara, serta ornamen kaca patri yang menampilkan simbol Dewi Fortuna. Detail arsitekturnya membuat tempat ini sangat fotogenik.
Suasana semakin dramatis saat malam hari ketika lampu sorot menyala, menciptakan latar yang artistik untuk berfoto.
Baca Juga: Tips Aman Puasa untuk Penderita GERD, Perhatikan Pola MakanmuFasilitas Penunjang yang Lengkap
Kenyamanan pengunjung juga didukung oleh fasilitas memadai, seperti:
-
Toilet yang terjaga kebersihannya
-
Musala
-
Kursi untuk beristirahat