Kabar BUMN - Alih-alih bedug, kini banyak masjid, terutama yang modern, di perkantoran, lebih mengandalkan speaker untuk adzan.
Meskipun begitu, bedug masih bisa ditemukan di masjid tradisional di Indonesia.
Bedug sendiri telah menjadi bagian dari tradisi Islam Nusantara sejak beratus-ratus tahun silam.
Tidak sedikit bedug yang telah berusia ratusan tahun, dan sebagian masih digunakan.
Baca Juga: Panduan Menciptakan Kerja Sama Tim yang Efektif dan Produktif Saat WFA
Bedug Masjid Al Osmani
Masjid Al Osmani merupakan salah satu masjid tertua di Medan.
Lokasinya di jalan Kolonel Yos Sudarso, Labuhan, Pekan Labuhan, Medan.
Masjid ini berdiri tahun 1854 tapi bedugnya baru dibuat dan digunakan pada tahun 1870.
Baca Juga: Tips Aman Mudik Sendirian bagi Wanita, Perjalanan Tetap Nyaman dan Tenang
Bedug dan masjid dibangun pada masa Raja Deli Ketujuh, Sultan Osman Perkasa Alam.
Selain panggilan shalat, bedug jadi penanda waktu berbuka puasa bagi masyarakat di sekitar Belawan.
Bedug terbuat dari kayu ulin yang sampai sekarang masih kokoh.
Saat ini bedug Masjid Al Osmani dikategorikan benda bersejarah dan diletakkan di depan pintu masuk masjid.
Bedug Nyai Pringgit
Lokasinya di Masjid Gede Mataram di Dusun Sayangan, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.