ragam

Bedug Tertua di Indonesia, Umurnya Lebih dari 200 Tahun

Senin, 9 Maret 2026 | 11:30 WIB
Bedug di Masjid Al Osmani, salah satu masjid tertua di Medan, yang telah digunakan sejak tahun 1870. (Facebook/Melayoe Soematra Timoer)

Kabar BUMN - Alih-alih bedug, kini banyak masjid, terutama yang modern, di perkantoran, lebih mengandalkan speaker untuk adzan.

Meskipun begitu, bedug masih bisa ditemukan di masjid tradisional di Indonesia.

Bedug sendiri telah menjadi bagian dari tradisi Islam Nusantara sejak beratus-ratus tahun silam.

Tidak sedikit bedug yang telah berusia ratusan tahun, dan sebagian masih digunakan.

Baca Juga: Panduan Menciptakan Kerja Sama Tim yang Efektif dan Produktif Saat WFA

Bedug Masjid Al Osmani
Masjid Al Osmani merupakan salah satu masjid tertua di Medan.

Lokasinya di jalan Kolonel Yos Sudarso, Labuhan, Pekan Labuhan, Medan.

Masjid ini berdiri tahun 1854 tapi bedugnya baru dibuat dan digunakan pada tahun 1870.

Baca Juga: Tips Aman Mudik Sendirian bagi Wanita, Perjalanan Tetap Nyaman dan Tenang

Bedug dan masjid dibangun pada masa Raja Deli Ketujuh, Sultan Osman Perkasa Alam.

Selain panggilan shalat, bedug jadi penanda waktu berbuka puasa bagi masyarakat di sekitar Belawan.

Bedug terbuat dari kayu ulin yang sampai sekarang masih kokoh.

Saat ini bedug Masjid Al Osmani dikategorikan benda bersejarah dan diletakkan di depan pintu masuk masjid.

Baca Juga: Dibangun 400 Tahun Lalu, Masjid Jami Baitul Muttaqin, Magelang, Dipercaya Dibangun Hanya dalam Satu Hari

Bedug Nyai Pringgit
Lokasinya di Masjid Gede Mataram di Dusun Sayangan, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.

Halaman:

Tags

Terkini