ragam

Lokananta Bloc, Solo, dari Perusahaan Rekaman Menjadi Galeri Musik dan Tempat Wisata

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:30 WIB
Bangunan Lokananta Bloc dulunya milik Lokananta, perusahaan rekaman pertama dan terbesar di Indonesia. (Google/Harry Lesmana)

Baca Juga: 4 Taman Nasional yang Jadi Habitat Hewan Langka Khas Indonesia, Salah Satunya Sudah Mendunia

Koleksi piringan hitam
Lokananta menyimpan sekitar 53.000 keping piringan hitam.

Koleksi tersebut terdiri dari materi siaran sampai lagu dari sejumlah artis dan pemusik terkenal Indonesia.

Satu dokumentasi penting di Lokananta adalah arsip pidato kenegaraan Presiden Soekarno.

Pidato tersebut kompilasi saat Presiden Soekarno melakukan kunjungan ke sejumlah tempat.

Baca Juga: Hindari Boncos, Ini yang Penting Diperhatikan Sebelum Membeli Oleh-oleh untuk Orang di Kampung Halaman

Benda-benda bersejarah di perusahaan rekaman Lokananta yang dipamerkan di Lokanta Bloc. (Google/Hervina Nurullita)

Di sini tersimpan pula beberapa koleksi piringan hitam musisi legendaris.

Seperti Gesang, Titiek Puspa, Bing Slamet, Waldjinah, dan Sam Saimun.

Tidak terbatas pada piringan hitam, beberapa kaset dan CD pemusik legendaris bisa ditemukan di Lokananta.

Pengunjung bahkan bisa mendengarkan langsung dengan headphone yang sudah disediakan.

Baca Juga: Awas Timbangan Naik! 5 Hidangan Lebaran yang Sebaiknya Dibatasi

Tempat gaul
Lokananta Bloc tidak sekadar galeri dan museum.

Tempat ini dilengkapi dengan open space yang sering dijadikan untuk area sejumlah event budaya dan musik.

Buka juga beberapa toko dan tempat kuliner dengan tenant makanan dan minuman kekinian.

Halaman:

Tags

Terkini