ragam

Ragam Kue Kering Tradisional Jawa yang Selalu Hadir di Hari Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi. Selain yang sudah umum, setiap daerah di Indonesia punya banyak pilihan kue kering lainnya. (Dea Sahrenda Putri/PojokBogor.ID)

Setelah itu ubi digoreng kering, dicampur air gula merah sampai merata dan terlihat lengket.

Terakhir, dibentuk seperti gumpalan bola-bola kecil.

Baca Juga: Ini Cara yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Keluarga yang Toxic Selama Lebaran

Keciput berasal dari Kudus. Bentuk mirip onde-onde kecil. Bedanya keciput tidak diberi isian. (Youtube/@ResepAbi)

Keciput
Ini kue kering asal Kudus. Bentuk mirip onde-onde kecil. Bedanya keciput tidak diberi isian.

Keciput terbuat dari tepung terigu,telur, margarin dan gula, yang dibentuk bulat seukuran kelereng atau lonjong kecil.

Setelah dibalurkan biji wijen, adonan digoreng sampai kecokelatan.

Selain jadi kue kering Lebaran, keciput juga oleh-oleh populer di Kudus.

Baca Juga: Besok 18 Maret di TMII, Saksikan Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 yang Meriah dan Penuh Makna

Manco
Kue kering yang populer di Trenggalek dan Madiun ini konon camilan favorit keluarga kerajaan Gelang-Gelang.

Kerajaan di Dusun Ngrawan, Dolopo, Madiun ini diperkirakan berdiri pada tahun 1255.

Kue manco terbuat dari tepung ketan, gula merah, dan santan. Dulu bentuknya kerucut dibungkus daun jati.

Sekarang, bentuknya beragam, dari segitiga, kotak, dan bulat. Teksturnya renyah di luar keropos di dalam.***

Halaman:

Tags

Terkini