Kabar BUMN - Selain pantai Kabupaten Pacitan juga memiliki wisata air terjun memukau, salah satunya Grojogan Dhuwur.
Memiliki ketinggian sekitar 40 meter, air terjun ini memiliki beberapa aliran air yang mengalir di tebing batu berwarna kecokelatan.
Dengan kolam air berwarna biru kehijauan di bawahnya, perpaduan tersebut menciptakan pemandangan eksotis khas negera tropis.
Baca Juga: Kuliner Malaysia yang Dipengaruhi Kuliner Inggris, Sudah Populer Juga di Dunia
Akses dan Rute Menuju Lokasi
Grojogan Dhuwur berjarak sekitar 15–18 kilometer dari pusat Kota Pacitan dengan waktu tempuh sekitar 30–40 menit perjalanan menggunakan kendaraan.
Untuk menuju lokasi, pengunjung dapat mengambil rute dari pusat kota menuju Kecamatan Pringkuku, lalu melanjutkan perjalanan ke Desa Candi hingga menemukan penunjuk arah menuju air terjun.
Bagi pengguna transportasi umum, perjalanan bisa dilakukan dengan naik angkutan menuju Pringkuku, dilanjutkan ojek menuju lokasi.
Namun, pengunjung tetap harus berjalan kaki melalui jalur setapak yang cukup menantang dengan kemiringan sekitar 45 derajat sebelum tiba di lokasi air terjun.
Baca Juga: Goa Tersembunyi di Tuban Ini Disebut Mirip Jurassic Park, Berani Coba?
Daya Tarik Utama
Pesona Grojogan Dhuwur terletak pada keindahan alamnya yang masih alami.
Air terjun dengan tiga aliran utama ini menyuguhkan warna air yang jernih hingga kehijauan, menciptakan pemandangan eksotis yang jarang ditemukan.
Di bagian bawah air terjun terdapat kolam alami dengan air jernih yang bisa digunakan untuk berenang atau bermain air.
Selain itu, banyak spot foto instagramable di sekitar bebatuan dan pepohonan yang menambah daya tarik wisata ini.
Suasana tenang dan jauh dari hiruk-pikuk kota menjadikan Grojogan Dhuwur sebagai destinasi ideal untuk healing, fotografi, maupun petualangan ringan di alam terbuka.