ragam

Ragam Kuliner Tradisional yang Biasa Dibawa Orang untuk Oleh-oleh Khas Bali

Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB
Dodol buleleng khas Bali diproduksi di Desa Pengelatan, Bali Utara. (tandaseru.id via gotravelly.com)

Kabar BUMN - Bali punya banyak oleh-oleh kekinian, dari pie susu, pia legong sampai cokelat falala.

Jauh sebelum itu, orang akan membawa kuliner tradisional Bali untuk oleh-oleh.

Harganya terjangkau dan sudah tentu sangat khas Bali.

Berikut oleh-oleh khas Bali yang merupakan kuliner tradisional setempat.

Baca Juga: Tips Memotret di Dalam Laut Bagi Pemula, Optimalkan Ponsel Jika Memang Belum Ada Modal Kamera

Dodol buleleng
Tidak kalah lezat dari dodol daerah lain, Bali punya dodol, yang diproduksi di Desa Pengelatan.

Dodol dengan nama buleleng ini terbuat dari tepung ketan, gula pasir dan kelapa.

Proses pembuatan dodol buleleng masih tradisional. Dodol dibungkus daun jagung kering lalu dijemur.

Tujuannya agar gurih dan awet. Tanpa pengawet, dodol buleleng tahan sampai satu bulan.

Baca Juga: Penuh Doa dan Harapan, Ini Ucapan Kenaikan Isa Almasih 2026

Pisang rai (Instagram/@cookingwithhel via wartabulukumba.pikiran-rakyat.com)

Pisang Rai
Ada banyak olahan pisang di Bali. Salah satu yang terpopuler untuk oleh-oleh pisang rai.

Ini pisang dari jenis kepok matang, diselimuti adonan tipis terbuat dari tepung, air, dan bumbu sederhana.

Setelah itu dibungkus daun pisang dikukus sampai matang.

Disajikannya dengan diiris-iris kecil lalu disiram dengan air gula merah.

Baca Juga: Long Weekend 2026 di Garut, Bisa Wisata Alam sampai Cafe Hopping Viral

Halaman:

Tags

Terkini