Baca Juga: Pekerjaan Menumpuk Bikin Burnout? Ini 7 Tips Agar Tetap Waras dan Produktif
Bangunan dua lantai
Museum terdiri atas dua lantai yang masih berdiri kokoh dan tidak berubah sejak dulu.
Bangunannya bergaya kolonial dengan jendela-jendela tua yang besar dan aestetik.
Di lantai pertama bisa dilihat perjalanan hidup Dr Soetomo mulai dari lahir dan kehidupan keluarganya.
Baca Juga: 5 Tanda-tanda yang Menunjukkan Seseorang Harus Pindah Kerja
Juga saat ia bekerja di RS Central Burgelijke Ziekeninrichting (CBZ) di Simpang Soerabaia.
Dipajang juga sejumlah foto dan dokumen Dr Soetomo saat berorganisasi.
Hingga saat ia mendirikan organisasi kebangsaan Budi Utomo.
Sementara di lantai dua bisa disaksikan suasana ruang kerjanya.
Baca Juga: Pesona Curug Ciastana di Cianjur, Air Terjun Bertingkat yang Memikat
Ruangan itu dibuat semirip mungkin dengan bentuk ruangannya di rumah sakit.
Sebagian ada yang merupakan replika karena sulit menemukan barang aslinya.
Tetapi beberapa masih asli, seperti meja dan kursi yang dulu digunakan Dr Sotemo sehari-hari.
Begitu juga mikroskop, kateter, logam, tas kerja dan buku karangan Dr Soetomo tentang penyakit lepra.