Kabar BUMN - Meskipun tidak diperingati secara khusus, Indonesia juga berutang budi kepada beberapa wanita pejuang kemerdekaannya.
Mereka melawan penjajahan, baik secara fisik, maupun melalui bentuk lainnya.
Tidak sedikit yang telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
Sekarang rumah tokoh pejuang wanita Indonesia ini sebagian telah menjadi museum untuk umum.
Baca Juga: Jejak Lengkap Geopark Ijen: Dari Blue Fire hingga Misi Dunia Menuju Green Card UNESCO
Rumah Cut Nyak Dien
Rumah pahlawan wanita asal Aceh ini di jalan Cut Nyak Dhien, Desa Lampisang, Peukan Bada, Aceh Besar.
Posisinya di antara pusat kota Banda Aceh dan kawasan Lampuk.
Sebenarnya rumah ini replika karena bangunan asli sudah habis dibakar Belanda tahun 1896.
Pembangunan rumah replika ini dilakukan antara tahun 1981-1982 untuk mengenang jasanya.
Baca Juga: 7 Ide Bisnis Menjanjikan untuk Ibu Rumah Tangga
Luasnya sekitar 25 x 17 meter persegi. Bangunnya model rumah panggung.
Pada bagian serambi utama dipasang foto-foto perjuangan Cuk Nyak Dien dan masa pendudukan Belanda di Aceh.
Dalam bangunan ini terdapat ruang makan, dapur, dan kamar tidur Cut Nyak Dhien.
Di sekitar rumah itu ada sejumlah toko oleh-oleh yang menyediakan makan khas Aceh, kopi, dan kerajinan tangan.
Artikel Terkait
Fakta Unik Seputar Hotel Majapahit Surabaya, Saksi Bisu Perjuangan Pemuda Pahlawan di 10 November 1945
Museum yang Dibangun untuk Mengenang Perjuangan Pahlawan Nasional
Makanan Kesukaan Pahlawan Nasional Indonesia, Kuliner Tradisional yang Masih Bisa Ditemukan Sekarang
Napak Tilas ke Penjara yang Pernah Jadi Tempat Penahanan Pahlawan Nasional
Kisah Panjang Benteng Pendem Ambarawa Hingga Kini Dibuka Kembali untuk Wisata Sejarah