Cukup bersihkan bagian kotor atau darah menggunakan tisu dapur, lalu simpan di wadah tertutup sebelum dimasak.
Baca Juga: Tips Mengatur Uang Pesangon Setelah di-PHK dan Tidak Langsung Mendapat Pekerjaan Baru
3. Gunakan Daun Pepaya atau Nanas
Bahan alami seperti daun pepaya dan nanas dikenal ampuh membantu mengempukkan daging.
Daun pepaya mengandung enzim papain, sedangkan nanas memiliki enzim bromelin yang mampu memecah protein pada serat daging.
Caranya cukup mudah. Bungkus daging menggunakan daun pepaya selama sekitar 30 menit hingga satu jam sebelum dimasak.
Jika menggunakan nanas, cukup lumuri daging dengan parutan nanas beberapa menit saja agar tekstur tidak terlalu lembek.
Baca Juga: Anti Burnout, Ini Cara Kerja Lebih Efektif dan Teratur
4. Rebus dengan Api Kecil
Memasak daging dengan api besar justru bisa membuat bagian luar cepat matang tetapi bagian dalam tetap keras.
Untuk hasil lebih empuk, rebus daging menggunakan api kecil dalam waktu lebih lama.
Teknik slow cooking ini membantu jaringan ikat pada daging terurai secara perlahan sehingga teksturnya menjadi lebih lembut.
Baca Juga: Liburan ke Ciwidey? Ini Harga Tiket Kawah Putih Bandung Mei 2026 dan Daya Tariknya
5. Gunakan Teknik Rebus 5-30-7
Teknik ini cukup populer untuk menghemat gas sekaligus membuat daging cepat empuk.
Caranya, rebus daging selama lima menit, matikan api dan diamkan selama 30 menit dalam kondisi panci tertutup, lalu rebus kembali selama tujuh menit.
Metode tersebut membuat panas dalam panci tetap bekerja untuk melunakkan serat daging tanpa harus direbus terus-menerus.
Baca Juga: Hari Raya Waisak 2026 Jatuh pada 31 Mei, Ini 15 Ucapan Penuh Doa