ragam

4 Lokasi Freediving di Indonesia, Airnya Jernih, Ombak Tenang, Tak Perlu Takut Kehabisan Napas Sia-sia

Selasa, 2 Juni 2026 | 11:30 WIB
Peralatan dasar freediving hanya masker, snorkel, fin, dan kemampuan menahan napas hingga kedalaman tertentu. (Tripadvisor/Freedive Weh)

Di sini bisa didapati beragam ikan kakaktua, botana, salem, kakap, kompele, barakuda, sampai tuna.

Terumbu karang juga banyak dan sangat cantik. Waktu terbaik freediving antara Oktober sampai April.

Baca Juga: Jangan Kalap Saat Iduladha, Terlalu Banyak Makan Daging Kurban Bisa Picu Berbagai Masalah Kesehatan

Kekayaan laut yang khas Taman Laut Wakatobi sangat banyak. (Instagram/@visitwakatobi)

Taman Laut Wakatobi
Wakatobi terdiri atas empat pulau utama yaitu Wangi-wangi, Kaedupa, Tomia dan Binongko.

Spot freediving tersebar di empat pulau itu. Air lautnya sangat jernih sehingga semua biota lautnya bisa terlihat jelas.

Kekayaan laut yang khas perairan itu sangat banyak.

Di antaranya, argus bintik, pogo-pogo, ikan napoleon, baronang, ikan merah, kelalah, dan 25 gugusan terumbu karang.

Baca Juga: Tak Selamanya Buruk, Ini Deretan Manfaat Cokelat untuk Tubuh yang Jarang Diketahui

Penyu sisik, salah satu jenis penyu langka ini dapat ditemukan di Taman Nasional Bunaken. (goodnewsfromindonesia.id)

Taman Laut Bunaken
Taman laut di Sulawesi Utara ini sering menjadi tujuan snorkeling dan freediving para pemula.

Taman Laut Bunaken berarus sedang dan air lautnya sangat jernih.

Taman laut ini pun menjadi rumah bagi sekitar 390 spesies terumbu karang.

Freedive bisa menemukan beragam ikan warna warni, dugong, kura-kura, sampai ikan hiu.***

Halaman:

Tags

Terkini