Kabar BUMN - Menjadi mahasiswa rantau bukan hanya soal beradaptasi dengan lingkungan dan kehidupan kampus yang baru.
Bagi banyak mahasiswa, tantangan terbesar justru terletak pada kemampuan mengelola keuangan agar uang saku yang diterima setiap bulan dapat mencukupi seluruh kebutuhan.
Tidak sedikit mahasiswa yang mengaku kehabisan uang sebelum akhir bulan karena kurangnya perencanaan keuangan.
Akibatnya, mereka terpaksa berutang kepada teman, meminta kiriman tambahan dari orang tua, atau mengurangi kebutuhan penting sehari-hari.
Agar kondisi tersebut tidak terjadi, mahasiswa rantau perlu menerapkan pengelolaan keuangan yang bijak sejak awal.
Berikut beberapa tips yang dapat membantu uang saku tetap aman hingga akhir bulan meski dengan dana yang terbatas.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Ini Daftar Libur Nasional Juni 2026 Beserta Peluang Long Weekend
1. Buat Anggaran Bulanan Sejak Awal
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyusun anggaran bulanan segera setelah menerima uang saku atau kiriman dari orang tua.
Pisahkan dana untuk kebutuhan utama seperti biaya kos, makan, transportasi, pulsa atau internet, kebutuhan kuliah, serta dana darurat.
Dengan adanya anggaran yang jelas, mahasiswa dapat mengetahui batas pengeluaran yang aman setiap harinya.
Baca Juga: Masih Ada Daging Kurban di Freezer? Coba Olahan Pedas yang Bikin Ketagihan
2. Prioritaskan Kebutuhan, Bukan Keinginan
Salah satu penyebab uang cepat habis adalah kebiasaan membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.
Diskon besar, tren media sosial, atau ajakan teman sering kali membuat mahasiswa melakukan pembelian impulsif.
Sebelum membeli sesuatu, tanyakan pada diri sendiri apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya sekadar keinginan sesaat.