Perjalanan Panjang Menjadi Masinis KAI, Joni Martinus: Tidak Mudah

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 26 Juli 2023 | 19:30 WIB
Masinis PT Kereta Api Indonesia (Persero) (DOK.PT Kereta Api Indonesia (Persero))
Masinis PT Kereta Api Indonesia (Persero) (DOK.PT Kereta Api Indonesia (Persero))

Di samping itu, setiap dua tahun para masinis mengikuti refreshing atau pendidikan lapangan (diklap) Awak Sarana Perkeretaapian sesuai dengan tingkatannya.

Tahapan ini diperlukan untuk menjaga kompetensi masinis agar terampil dalam berdinas dan merupakan salah satu syarat untuk pengujian perpanjangan sertifikasi yang diadakan DJKA. Selain refreshing, ada juga uji ulang kecakapan setiap 1 tahun sekali dan uji petik peraturan dan teknik setiap tiga bulan sekali.

Baca Juga: Didapuk Gelar Best Bank in Indonesia di 2023 versi Euromoney, Afirmasi Bank Mandiri Sebagai Bank Terbaik

Sebelum dinas, masinis dan asisten masinis wajib mengisi daftar hadir dan menjalani sejumlah tes oleh penyelia masinis untuk memastikan bahwa masinis dan asisten masinis siap untuk dinas. Tahap ini bukan sekadar formalitas belaka, karena jika dinilai tak siap maka akan diganti.

Setiap masinis dan asisten masinis kereta api sebelum bekerja juga wajib melakukan pemeriksaan kesehatan, asesmen singkat, pengecekan kondisi lokomotif dan mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pekerjaan. Cek kesehatan meliputi suhu tubuh, tekanan darah sampai tes alkohol oleh unit kesehatan KAI.

"Masinis dan asisten masinis akan diberikan alat tiup yang bisa mengukur kadar alkohol dalam tubuh, presentasinya harus nol (0), kalau tidak tak boleh dinas," jelas Joni.

Baca Juga: Layanan Angkutan Kota DAMRI Rute Palangkaraya – Pelabuhan Bahaur Kembali Beroperasi, Jadwalnya Baru

Setelah dinyatakan aman, unit kesehatan akan memberikan surat keterangan sehat yang sudah dicap kepada masinis dan asisten masinis. Masinis dan asisten masinis wajib menunjukkan kepada penyelia beberapa kelengkapan dinas seperti tanda kecakapan, surat keterangan kesehatan, arloji, suling mulut, senter, serta handphone dalam keadaan off (jika membawa).

Jika memenuhi syarat, penyelia akan memberikan surat perintah perjalanan dinas. Masih belum selesai, masinis menerima O.100 atau tabel kereta api dan melakukan pengecekan lokomotif serta meyakinkan indikator-indikator lokomotif dalam posisi aman. Perjalanan pun dimulai.

Dalam situasi darurat, seperti gangguan cuaca, kecelakaan, atau insiden di jalur, seorang masinis harus bisa mengambil tindakan yang tepat untuk menjaga keamanan penumpang dan personel kereta lainnya. Mereka juga harus melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang dan mengikuti prosedur darurat yang ditetapkan.

Baca Juga: Semester I 2023, Pertamina Geothermal Sukses Catatkan Laba 92,7 Juta Dolar AS

Profesi masinis membutuhkan tanggung jawab dan disiplin tinggi. Untuk menjaga kualitas tersebut, KAI secara rutin memberikan pembinaan kepada para masinis dan keluarga mereka. Tujuan dari pembinaan keluarga masinis, khususnya istri masinis adalah agar mereka memahami tugas dari seorang masinis menuntut konsentrasi dan stamina yang baik.

Sehingga pada saat berada di rumah, keluarga dapat memberikan dukungan kepada masinis seperti istirahat yang cukup dan asupan makanan dengan gizi yang baik. Pembinaan biasanya dilakukan langsung kepada istri atau keluarga masinis yang dipanggil secara bergantian atau melalui virtual meeting.

Selain itu, KAI juga sangat peduli atas kesehatan pekerjanya. Setiap tahun, KAI selalu rutin mengadakan program Medical Check Up (MCU) dan tindak lanjut pendalaman dan pengobatan hasil MCU.

Baca Juga: Bagaimana Cara Aktivasi Rekening PIP 2023? Sebelum Datang ke Bank Penyalur, Siapkan Dokumen Ini

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini