"Kami sepakat bahwa dalam mengatasi transisi energi butuh langkah aktif sektor swasta. Kami sendiri, bersama World Bank dan IMF sedang memetakan instrumen investasi yang menarik bagi pengembangan energi bersih,” tegas Stephane Crouzat.
“Kami juga mendorong adanya instrumen insentif yang tepat untuk pengembangan energi bersih di negara berkembang," imbuhnya.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memaparkan, emisi sektor ketenagalistrikan di Indonesia saat ini sekitar 260 juta metrik ton.
Jika dibiarkan, maka jumlah tersebut akan meningkat menjadi 1 miliar metrik ton pada tahun 2060.
Dalam hal ini, PLN mengambil langkah agresif dengan mendesain ulang Rencana Usaha Pengadaan Tenaga Listrik (RUPTL) nasional dan menghapus rencana penambahan 13 Gigawatt (GW) pembangkit berbasis batu bara.
Langkah ini mampu menghindarkan emisi hingga 1,8 miliar metrik ton CO2.
Baca Juga: Mengenal Teknologi CCUS Pertamina, Injeksi Perdana CO2 yang Diimplementasikan di Lapangan Sukowati
"Kami memahami bahwa kami perlu menciptakan lebih banyak ruang untuk pengembangan energi terbarukan. Pada saat itu juga kami mencanangkan target net zero emissions pada tahun 2060," ungkap Darmawan saat menjadi narasumber di main stage COP28.
Darmawan menilai, tantangan terbesar transisi energi tidak terletak dalam pengembangan teknologi energi terbarukan, tetapi dalam pendanaan untuk pensiun dini pembangkit batu bara.
Untuk mengatasi tantangan ini, PLN telah menjalin kolaborasi dengan Asian Develoment Bank (ADB) dan merancang mekanisme pendanaan yang disebut Energy Transition Mechanism (ETM).
"Mekanismenya sangat sederhana. Dengan perpaduan pembiayaan ramah lingkungan, kami dapat memperoleh dana berbiaya rendah,” tuturnya.
“Dengan ini kami bisa mengakuisisi pengembang proyek lama dan biayanya lebih rendah daripada kami dapat mempercepat pengembaliannya," imbuhnya.
Baca Juga: KAI Emban Tugas Penting dari Pemerintah untuk Dorong Penggunaan Transportasi Massal
Selain itu, PLN juga mengembangkan Accelerated Renewable Energy Development (ARED) untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
Artikel Terkait
1 Tahun Setelah Penenggelaman, Coral Garden Pulau Putri Bentukan PT Timah Tbk Sudah Ditumbuhi Karang-karang Cantik yang Diminati Beragam Ikan
Green Collaboration: Cara Indra Karya dan Perum Jasa Tirta I Jaga Lingkungan Sekaligus Bangun Desa Melalui Pembibitan Pohon
4 Tahun Transformasi ASDP, Melihat Perjalanan Digitalisasi Tiket Penyeberangan dan Dampak Positifnya Bagi Masyarakat
Spot Camping Unik di Pangalengan, Situ Cipanunjang Tawarkan Sensasi Berkemah di Pulau Kecil di Tengah Danau
4 Rekomendasi Glamping dekat Jakarta untuk Tahun Baru Bersama Keluarga